Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Jalani Sidang Perdana Pengeroyokan terhadap M Kece, Napoleon Tak Takut Dihukum

Zelda
24 Mar 2022, 16:24 WIB Last Updated 2022-03-24T09:27:44Z




 Korantalk - Irjen Napoleon Bonaparte menghadiri sidang perdana kasus pengeroyokan terhadap terdakwa kasus penistaan agama, Muhammad Kece, di Pengadilan Negri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2022).

Dalam persidangan, sebelum mendengarkan pembacaan dakwaan terhadap dirinya, Napoleon mengatakan tidak takut menghadapi hukuman.

"Saya sebagai prajurit Bhayangkara, tidak pernah takut dihukum. Saya sekarang sudah menjalani hukum, dan tidak pernah takut, apalagi menyesal dengan ini," kata Napoleon di depan majelis hakim, kamis (24/3/2022).

Pada kesempatan itu, dia meminta agar surat perjanjian damainya dengan Kece dihadirkan di persidangan.

"Mohon demi keadilan tiga lembar kertas ini, yang nyata itu, mohon dihadirkan dalam berkas perkara. Supaya perjalanan kita nyaman, Yang Mulia, dan keadilan bisa didapat,"ujar dia.

Adanya surat perjanjian dami antara Napoleon dan Kece menjadi alasan kuasa hukum Napoleon, yaitu Eggi Sudjana, memprotes persidangan pada kamis pekan lalu. Eggi menilai, dengan adanya surat itu semestinya perkara pengeroyokan tak perlu diproses dalam persidangan.

Namun, protes itu tidak terima majelis hakim yang tetap memutuskan untuk melanjutkan persidangan.

 Baca Juga  : Komisi X Usul Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Digelar di GBK

Sidang pembacaan dakwaan Napoleon mestinya dilakukan pada sidang sebelumnya bersama empat terdakwa lain yang dihadirkan secara daring. Namun, Napoleon meminta agar ia dihadirkan secara langsung.

Hakim ketua Djuyamto mengabulkan permintaan Napoleon untuk hadir secara langsung dalam persidangan pada hari ini.

Dalam perkara itu, Napoleon diduga melakukan pengeroyokan terhadap Kece di Rumah Tahanan (Rutan) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)Polri pada 25 Agustus 2021. Napoleon bahkan disebut melumuri Kece dengan kotoran manusia.

Baca Juga : Bapak Saya Jago Main Togel dan Pandai Ngatur Uang Halal Haramnya

Saat ini Napoleon tengah menjalani hukuman dalam kasus korupsui penerimaan suap untuk menghapus red notice terpidana kasus cassie Bank Bali, Djoko Tjandra.Napoleon menjalani hukuman empat tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang.

Napoleon juga berstatus sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TTPU) atas perkara yang sama.


Dapatkan update berita pilihan dan making it known setiap hari dari korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram "korantalk.news Update", caranya klik connect https://t.me/korantalk , kemudian join. Anda harus introduce aplikasi Telegram terlebih dulu di Smartphone anda.

iklan