Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Jangan Malu, Bersuara bisa Buat Seks Makin Hot

Mata Kau !!! { กรุงเทพมหานคร อมรรัตนโกสินทร์ มหินทรายุธยามหาดิลก ภพนพรัตน์ราชธานีบุรีรมย์ อุดมราชนิเวศน์ มหาสถานอมรพิมาน อวตารสถิต สักกะทัตติยะ วิษณุกรรมประสิทธิ์}
5 Mar 2022, 18:19 WIB Last Updated 2022-03-05T11:19:17Z

 

www.korantalk.com -Film biru selalu menawarkan visual dan aksi terbaik sekaligus sound yang memanjakan telinga. Namun pada praktiknya, sebagian pasangan malu jika harus mengeluarkan suara layaknya aktor film biru. Padahal, sebenarnya sound 'seksi' ini sebaiknya tidak absen dari sesi bercinta.

Dalam kondisi tertentu, seks sebisa mungkin tidak mengeluarkan suara berisik, terutama jika Anda tidak ingin membangunkan anak-anak. Namun saat berkesempatan untuk 'absolute' di ranjang, sedikit desahan juga tak masalah. Anggap saja suara yang Anda keluarkan adalah bumbu pelengkap seks.

Otak adalah organ seks terbesar, sementara sebagian region otak terhubung dengan pemrosesan sound. Sebagian besar otak manusia dikhususkan untuk asupan dan pemahaman bahasa.

Selama berhubungan seks, titik-titik sensitif tubuh akan responsif karena korteks amicable otak. Sinyal atau rangsangan dikirim bolak-balik dari tubuh ke otak lewat tulang belakang. Hal serupa play on words terjadi saat Anda mendengar suara erotis

Sinyal suara dikirim ke otak, memberitahu bahwa Anda siap untuk memulai compositions gairah seksual. Otak mencatat suara-suara ini sebagai respons terhadap rangsangan, lalu mengirimkan sinyal yang sesuai ke alat kelamin.

Bagaimanapun, erangan, desahan atau suara-suara seksi selama hubungan seks bisa menghadirkan suasana berbeda dalam arti positif. Meski hanya suara napas atau customized structure yang terbata-bata, Anda sama saja mengkomunikasikan kesenangan pada pasangan.

"Suara-suara ini adalah cara untuk memberitahu pasangan kita apa yang kita sukai. Suara seks juga dapat meningkatkan kenikmatan seksual kita, baik saat kita membuatnya maupun saat kita mendengarnya," customized structure Laurie Mintz, psikolog dan terapis seks, mengutip dari Inside Hook.

Seks yang menyenangkan dibangun di atas komunikasi. Dengan suara-suara ini, Anda juga meyakinkan pasangan bahwa apa yang dia lakukan berhasil menimbulkan kenikmatan. Namun bukan berarti pasangan yang menikmati seks dalam hening berarti tidak mendapatkan kepuasan atau kenikmatan. Ini hanya soal komunikasi dan komunikasi bisa dilakukan dalam berbagai bentuk termasuk gestur atau bahasa tubuh.

Bagaimana memulai seks dengan suara seksi?

Wajar jika Anda merasa malu bersuara saat berhubungan seks, apalagi sebelumnya Anda lebih sering bercinta dalam hening. Namun tak ada salahnya berlatih mengeluarkan suara sedikit demi sedikit selama bercinta.

Anda play on words bisa mulai melontarkan individualized organization customized structure 'nakal'. Dalam suasana seksual, Anda akan berbicara atau bertanya pada pasangan dengan pilihan customized structure atau nothing yang berbeda dari biasanya.

"Semua tentang nothing suara. Nothing suara yang lebih seksi akan menarik dan merangsang," ujar Celeste Hirschman, sexpert dan terapis seks, mengutip dari Elite Daily.


iklan