Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Motor Jadul Yamaha RS100 Juga Bisa Jadi Cafe Race

1 9 2 8
19 Mar 2022, 12:07 WIB Last Updated 2022-03-19T05:07:42Z

 

Jakarta - Tampang standar motor zaman dulu atau jadul, Yamaha RS100 sebetulnya cukup menawan. Tampilnya klasik dengan tangki lonjong sebab motor ini memang lahir pada pertengahan 70'an.

Meski demikian tidak bagi Wahyu Diwa, pungguwa Diwa Creative Studio di bilangan Depok, Jawa Barat, yang enggan main ''orosinilan'' dengan tampang jadul, dan justru mengubahnya jadi cafe racer.

Baca juga:Pelaku Ancam Sajam, Anak Tetangga di Bawah Umur Disetubuhi, Pria di Bontang Diringkus Polisi


''Kesan petama culun dan kaku, tapi itu yang dipersembahkan di Yamaha RS100 ini, acunya pada desain Eropa uang dominan karena simpel dan tidak banyak ornamen,'' kata Diwa kepada, belum lama ini.

Meski berubah jenis, Diwa berusaha tetap memertahankan beberapa komponen standar agar motor tidak jauh berubah. Konsep memang berusaha sederhana seperti keluaran pabrik.


Diwa masih memertahankan suspensi depan original, tangki, bodi samping dan mesin. ubahnya hanya pada penambahan tail waps alias buntut tawon yang merupakan ciri khas cafe racer.

Baca juga:BRI Liga 1: Konate 2 Gol, Persija Jakarta Libas Persikabo 1973



"Sasis belakang dipotong dan dibungkus dengan hornet yang dibuat dari ujung tangki GL 100 memang hal ini di sengaja untuk mendapatkan keunikan di bagian hornet,'' katanya. 

Bodi dilabur warna biru langit dikombinasi aksen grafis emas. Tak lupa sebagai penggemar Nuno Bettencourt, Diwa membubuhkan judul album keempat Extreme,a.

Spesifikasi:

Mesin Yamaha RS 100 1974

Ban: FDR 120/18 

Pelek: DID depan belakang lebar 2,5 inci lingkar 18 inci

Shock Depan: Yamaha RS 100

Stang: Custom

Bodi: Original RS 100

Tangki: RS 100

Buntut: Custom dari tangki GL 100

Cat: Spies Hecker

iklan