Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Soal Kasus Suami Gorok Leher Istri,AKBP Suparman: Itu Pembunuhan Berencana

Zelda
19 Mar 2022, 22:20 WIB Last Updated 2022-03-19T15:20:21Z

 


Pelaku pembunuhan sadis terhadap istri siri, Rita Sriyanti, 37, ditangkap polisi pada kamis (17/03/2022), sekitar pukul 08.00 WIB dijalan Lintas Kepahiang Curup tepatnya di Depan Pusat Perkantoran Pemkab Kepahiang.

ES membunuh Rita di atas ranjang rumahnya di Desa Lubuk Penyamun, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Rabu ( 17/3) susbuh.

Kaplores Kepahiang AKBP Suparman mengatakan dari hasil penyelidikan, keterangan tersangka, dan sejumlah saksi, disimpulkan bahwa peristiwa berdarah tersebut merupakan tindak pidana pembunuh berencana.

Hal ini diketahui dari ancaman akan membunuh korban jika tidak mau rujuk dengannya. Adapun isi pesan tersangka yang didapat penyidik Satreskrim Polres Kepahiang berbunyi berikut.

"Kalau kamu tidak mau kembali lagi kepada saya, siap siap saja kamu mati.Cepat atau lambat kamu akan saya temukan. Saya siap masuk penjara lagi,"ujarnya membacakan isi pesan ancaman itu dalam konferensi pers.

"Dari pesan ancaman itu, kami menyimpulkan bahwa peristiwa ini sudah direncanakan pelaku. Hal ini juga didukung dengan pelaku yang sengaja membawa belati saat berkunjung ke rumah korban sebelum kejadian,"jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, saat tiba di rumah korban pada Rabu (16/3) malam, pelaku sempat mengajak korban mengobrol di daalam kamar.

Dari pengakuan tersangka, saat itu dirinya masih berupaya membujuk korban. Bahkan beberapa kali membujuk korban, tetapi korban tetap menolak.

Mendapati penolakan korban, tersangka emosi dan berkata kepada korban,"Dari pada kamu dapat dengan orang lain. Lebih baik kamu mati dengan saya".

Selanjutnya pelaku pun langsung menikam perut korban dengan menggunakan belati. Kemudian menggorok leher korban sebanyak 2 kali, dan kembali menusuk perut serta punggung korban berkali kali.

"Setelah itu pelaku keluar dari kamar, bertemu dengan anak angkat korban. Selanjutnya pelaku kabur lewat pintu belakang dan membuang belati yang penuh darah tersebut di semak semak di belakang rumah korban,"jelas Kapolres.

iklan