Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Vicky Prasetyo Unggah Momen Terakhir Hero Tito, Bisikkan Dua Kalimat Syahadat ke Sang Petinju

PREDIKSI KERAPUTIH
4 Mar 2022, 11:50 WIB Last Updated 2022-03-04T04:50:25Z

 


Presenter Vicky Prasetyo jadi wujud yang turut berduka atas meninggalnya petinju Hero Tito.

Presenter berumur 37 tahun itu belum lama memanglah dekat serta bersahabat dengan Hero sebab bersama menjajaki pertandingan di Holywings Sport Show Boxing.

Hero Tito wafat dunia kemarin, Kamis( 3/ 3/ 2022) jam 16. 45 Wib sehabis menempuh perawatan di rumah sakit.

Saat sebelum dinyatakan wafat dunia, keadaan Hero Tito terletak dalam kondisi koma di Rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.


Hero Tito pernah melaksanakan pembedahan sehabis ditemui pendarahan otak sehabis KO dipukul lawannya, James Mokonginta pada gelaran tinju Holywings Sport Show di Holywings Club V Gatsu, Pekan( 27/ 2/ 2022).

Vicky Prasetyo salah satu partisipan yang turut memeriahkan ajang tersebut buat kategoti Holywings Sport Show" Boxing" Celebrity Fight nampak muncul di rumah sakit.

Dari unggahannya, Vicky Prasetyo jadi salah satu orang yang ikut membisikkan kalimat syahadat di kuping mantan juara tinju dunia asal Malang itu.

Menjelang detik- detik terakhir Hero Tito, petinju kelas ringan itu nampak masih membuka mata dengan tatapan kosong. 

Wanita itu nampak memandang bapaknya yang hendak berangkat ke pangkuan Tuhan.

" Ikhlasin papa ya sayang ya" ucap Vicky Prasetyo lembut sembari mencium kepala gadis Hero Tito.

Setelah itu Vicky Prasetyo pula memohon 2 rekan di sampingnya buat ikut mendoakan petinju asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang itu.

" Mas, didoain seluruh ya mas" ucap Vicky Prasetyo.


Lebih lanjut, Vicky Prasetyo nampak membisikkan 2 kalimat syahadat ke kuping Hero Tito.


" Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah" ucap Vicky Prasetyo lirih 2 kali.


Di penjelasan video, Vicky Prasetyo nampak mengucapkan selamat jalur kepada Hero Tito.

Innalillahiwainnailaihirojiun


Selamat jalur pelatihku saudaraku sahabatku petinju terbaik indonesia Alm. Heru purwanto( Hero tito)

Bin Misran. Al- Fatihah, tulis Vicky Prasetyo Kamis,( 3/ 3/ 2022).

Di artikel terakhirnya, Hero Tito serta Vicky Prasetyo kompak mengenakan sarung tangan tinju sembari memandang tajam ke kamera.

Unggahan itu mencirikan kesiapan mereka dalam menjajaki ajang Holywings Sport Show.


Di penjelasan gambar, Hero Tito menulis bila Vicky Prasetyo merupakan wujud berikutnya.


Reposted from@vickyprasetyo777 You Are next tulis Hero Tito Rabu,( 23/ 2/ 2022).


Kini jenazah Hero Tito sudah berada di Malang setelah sebelumnya diberangkatkan dari Jakarta pukul 19.00 WIB.


"Pukul 19.00 Wib ini akan diberangkatkan ke Malang, lewat jalur darat sesuai permintaan keluarga," kata manajer Hero Tito, Armin Tan pada Suryamalang.com, Kamis (3/3/2022) malam.


Armin juga menuturkan jenazah baru akan dimandikan setelah tiba di rumah duka di RT 03 RW 03 Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.


Pantauan di rumah duka, di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang malam, para sanak keluarga mendiang Hero Tito sudah berdatangan.


Mereka menyiapkan keperluan untuk pemakaman Jumat (4/3/2022). 


"Keluarga ikhlas, kematian adalah takdir. Semoga mas Heru tenang di sisi Gusti Allah," ujar Fadli mertua dari kakak kandung Hero Tito ketika ditemui di rumah duka, 


Fadli mengenang Hero sebagai sosok pemuda yang berjiwa sosial tinggi.


Setiap memenangkan kejuaraan, Hero selalu membagikan sembako kepada para tetangganya.


"Setiap menang selalu bagi bagi sembako kepada tetangga. Mas Heru (nama asli Hero) jiwa sosialnya tinggi. Almarhum juga sangat sayang kepada keluarga dan ibunya," kenang Fadli.


Saat ini keluarga menanti kedatangan mendiang Hero Tito yang sedang dalam perjalanan ambulance dari Jakarta.

Sementara itu, Fadli mengaku melihat ada yang berbeda dari permainan Hero Tito saat melawan James Mokoginta.


Fadli merasa permainan Hero Tito tak seperti biasanya dan Ia pun bertanya-tanya mengapa demikian.


"Biasanya mainnya aktif menyerang. Ini kok berbeda lebih banyak bertahan. Ya dari situ ada firasat kenapa seperti ini? Ada apa? Begitu," tuturnya.


Terakhir, Fadli memuji segala capaian Hero Tito dalam olahraga tinju.


Selain itu, Fadli awalnya semringah mendengar rencana Hero Tito yang ingin mengembangkan olahraga tinju di Desa Banjarejo, karena takdir berkata lain, Fadli mengikhlaskan hal tersebut.


"Mas Heru ingin ngelatih tinju di sini usai pensiun. Ya itu memang kemauan almarhum," tutupnya.

Di sisi lain, ibunda Hero Tito, Koesmiyati tampak terbaring di kamarnya sembari dihibur oleh sanak keluarga.


Para keluarga mencoba menguatkan psikis dari Koesmiyati yang kehilangan anaknya. (Sarah Elnyora/SuryaMalang)





iklan