Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Wanita Wajib Tahu! Jangan Lakukan 5 Hal Ini Usai Bercinta

Mata Kau !!! { กรุงเทพมหานคร อมรรัตนโกสินทร์ มหินทรายุธยามหาดิลก ภพนพรัตน์ราชธานีบุรีรมย์ อุดมราชนิเวศน์ มหาสถานอมรพิมาน อวตารสถิต สักกะทัตติยะ วิษณุกรรมประสิทธิ์}
2 Mar 2022, 19:20 WIB Last Updated 2022-03-02T12:20:17Z

 


www.korantalk.com - Berhubungan seks tentu menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi setiap pasangan. Meski demikian, perlu diperhatikan setelah melakukannya perlu membersihkan diri terutama region organ intim.
Membersihkan region organ intim berguna untuk mencegah risiko terkena berbagai kuman yang bisa menyebabkan infeksi. Tak hanya itu, menjaga kebersihan organ intim juga mengurangi risiko terinfeksi penyakit menular seksual.

Selain terdapat beberapa aktivitas yang harus dilakukan setelah berhubungan seks, tentu ada pula yang dilarang dan sebaiknya tidak dilakukan. Dikutip detikcom dari Insider, Selasa (1/2/2022), berikut ulasannya.


1. Lupa Buang Air Kecil
Saat berhubungan seks, terkadang muncul rasa ingin membuang air kecil. Ternyata, membuang air kecil setelah berhubungan seks perlu dilakukan guna membersihkan kuman-kuman yang bisa saja menempel pada vagina.

Perlu diketahui, saat compositions penetrasi ada kemungkinan beberapa bakteri ikut masuk ke kandung kemih. Oleh karena itu, disarankan untuk mengosongkan kandung kemih dengan membuah air kecil sekitar satu jam usai berhubungan seks.
"Sangat dianjurkan mengosongkan kandung kemih setelah berhubungan seks karena berhubungan seks bisa saja membantu bakteri yang berada di region rear-end menempel ke bagian vagina atau uretra. Membuang air kecil dapat membersihkan region tersebut dan menurunkan risiko infeksi," jelas dr Carolyn DeLucya, seorang OB-GYN dan penasihat seks.
 

2. Membersihkan Vagina dengan Sabun
Beberapa wanita mungkin terdorong untuk membersihkan area vagina dengan sabun setelah bercinta. Tetapi, hal ini tentunya bisa berbahaya dan tidak disarankan.

Penggunaan sabun yang mengandung bahan kimia dan parfum justru bisa memicu iritasi serta kekeringan pada vagina. Padahal, vagina memiliki bakteri baik di dalamnya.


3. Douche Vagina
Douche atau douching merupakan compositions penyemprotan vagina dengan bahan kimia bertujuan untuk membersihkan vagina. Biasanya wanita melakukan ini setelah berhubungan seks dengan tujuan terhindar dari infeksi menular seksual.

Namun menurut para ahli, douching tidak disarankan karena sebenarnya vagina sudah memiliki mekanisme sendiri untuk membersihkan diri secara alami. Sehingga, hanya perlu dibasuh pada bagian luar.


4. Memakai Pakaian Ketat
Setelah berhubungan seks, kulit biasanya akan terasa lebih hangat dan lembap berkat keringat, cairan vagina, atau air mani.

Mengenakan pakaian ketat setelah berhubungan seks bukanlah ide bagus karena berpotensi merangkap kelembapan sehinga rentan terinfeksi jamur. Baik pria maupun wanita, disarankan untuk menggunakan pakaian longgar berbahan nyaman supaya compositions keluar masuk udara tidak terlarang.


5. Tidak Membersihkan Sex Toys
Sex toys atau mainan seks merupakan alat bantu seksual yang biasa digunakan untuk membantu aktivitas seks.

Sama seperti tubuh, mainan seks juga perlu perawatan dan dibersihkan setelah digunakan. Hal ini lantaran mainan seks cukup rentan terpapar bakteri dari organ intim.

"Mainan seks biasa sintetis dan bisa menampung bakteri. Jadi harus dijaga kebersihannya sehingga tidak meningkatkan risiko infeksi," ujar dr Carolyn.

iklan