Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dua Kakak Sepupu Jadi Tersangka Penganiayaan hingga Tewas Bocah TK

Zelda
14 Apr 2022, 21:34 WIB Last Updated 2022-04-14T14:34:15Z


Korantalk - Polres Sukoharjo menangkap serta menetapkan 2 tersangka dalam permasalahan penganiayaan hingga wafat dunia seseorang bocah wanita berumur 7 tahun. Kedua tersangka, masing masing berinisial  G (24 tahun) serta F (18 tahun), ialah kakak sepupu bocah yang masih duduk di bangku TK itu.

“Faktor yang menyebabkan meninggal  dunia dicoba oleh tersangka F pada 12 April 2022, di mana pelaku menendang 2 kaki korban dari belakang sehingga korban terjatuh serta kepala bagian belakang  membentur lantai,” kata Kepala Polres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dikala konferensi pers di kantornya, Rabu, 12 April 2022.

Penganiayaan itu, katanya, terjadi di rumah korban UF di Dukuh Blateran, Desa Ngabeyab, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Pemicunya sebab sang bocah diprediksi mengambil duit kepunyaan kakak sepupunya sebesar Rp30 ribu. Dikala bocah itu terjatuh, istri G setelah itu mendatangi serta menolongnya dan berikan obat.

Baca Juga : Kepergok Saat Mencuri, Pelaku ini Membunuh Wanita Lanjut Usia di Humbas Sumut

Beberapa saat setelah itu kakak sepupunya kembali mengecek keadaan bocah itu serta nyatanya korban telah dalam keadaan mata melotot serta tidak berkedip. 

G setelah itu memberitahu saksi Muhammad Shuhaib serta pula pelaku F terpaut keadaan bocah itu. Mereka lalu membawanya ke Rumah sakit PKU Muhammadiyah Kartasura sampai akhirnya korban dinyatakan wafat dunia.

“ Dari penyelidikan petugas, nyatanya penganiayaan pada korban pula dicoba oleh pelaku G dalam beberapa bulan terakhir sehingga kami tetapkan selaku tersangka,” ucapnya. 

Ia menarangkan dalam menganiaya bocah itu, tidak hanya memakai tamgan kosong, kedua pelaku pula memakai alat berbentuk seblak kasur dari rotan, tongkat bambu, gagang pel, serta yang lain. Bahkan, pelaku G pula kerap mengikat tangan serta kaki korban memakai tali rafia. 

Baca Juga : Bunuh Kekasih Sesama Jenis Secara Sadis, Hukuman Dituntut Seumur Hidup

Wahyu pula berkata, 2 tersangka mendapat ancaman hukuman yang berbeda. Tersangka G dijerat dengan pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76 C UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PP pengganti UU No 1 tahun 2002 tentang pergantian kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Proteksi Anak jadi UU serta ataupun Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 3 tahun 6 bulan serta denda maksimal Rp72 juta. 

Tersangka F melanggar Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PP pengganto UU No 1 tahun 2002 tentang pergantian kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Proteksi Anak jadi UU dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun serta/ ataupun denda paling banyak Rp3 miliyar.

Dapatkan update berita dan breaking news setiap hari dari Korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link https://t.me/korantalk_news , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

iklan