Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Ledakan Petasan di Kediri, Mengenai 5 korban Terluka Serangan Dari Ledakan Petasan

Zelda
1 Mei 2022, 22:26 WIB Last Updated 2022-05-01T15:26:26Z


Korantalk - Sebanyak 5 orang terluka akibat terserang ledakan petasan di Dusun Balongcino, Desa Blaru, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (29/ 4) malam.

Kelima orang yang terluka itu wajib dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho 5 orang terluka itu saat ini telah mendapatkan perawatan sebab menderita cedera berat serta ringan.

"Korbannya terdapat 5 orang. 4 orang dirawat di rumah sakit akibat luka bakar, sedangkan satu orang luka ringan dikala ini pula dibawa ke rumah sakit," katanya di Kediri, Sabtu (30/ 4). 

Petasan di rumah milik Bowo seketika meledak. Tidak hanya menimbulkan 5 orang terluka, ledakan pula menyebabkan satu rumah yang diduga terdapat petasan hancur. 

Dikala ini, para korban yang terluka masih memperoleh perawatan intensif di rumah sakit. Mereka ada yang dirujuk ke Rumah sakit Bhayangkara Kediri buat perawatan.

Anggota polisi yang memperoleh laporan terdapatnya ledakan petasan langsung ke posisi serta melaksanakan olah tempat peristiwa masalah( TKP). Di dekat posisi dipasang garis polisi sehingga yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Rumah milik Bowo itu tidak berpenghuni. Pemilik  belum menempati, serta rumah itu masih baru.

Rumah itu diduga dimanfaatkan tetangga tanpa izin pemilik buat membuat petasan. 

Beberapa hari sebelumnya pula terjadi ledakan petasan. 

Korbannya berinisial DA, seseorang bocah berumur 9 tahun. 

Korban yang tinggal di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri itu hadapi cedera di bagian jari tangannya sebab terserang ledakan petasan. 

Dikala ini, korban dirawat serta dioperasi di Rumah sakit SLG Kabupaten Kediri serta menunggu proses pemulihan. 

Polisi mengimbau warga buat tidak melakukan penyalahgunaan petasan sebab beresiko. 

Bila masyarakat nekat, hingga polisi hendak menjerat dengan Pasal 1 Ayat 1 Undang- Undang Darurat No 12 Tahun 1951.

Olah TKP

Tim Gabungan Polda Jatim melaksanakan olah TKP di lokasi ledakan petasan. 

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto berkata olah TKP dilakukan dengan tim gabungan, guna melakukan sterilisasi.

"Olah TKP di lokasi, kami Tim Gabungan Polda Jatim bersama dengan anggota Labfor (Laboratorium Forensik) dibantu INAFIS (Automatic Finger Print Identification System). Jadwal ini pula dimulai sterilisasi dengan rekan Jihandak Brimob," katanya di Kediri, Sabtu (30/ 4). 

Peristiwa ledakan petasan ini terjadi pada Jumat (29/ 4) jam 16. 30 Wib di Dusun Balong Cino, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. 

Akibat peristiwa itu, 5 orang jadi korban. Mereka langsung dievakuasi sehabis peristiwa serta saat ini telah dalam perawatan tim medis. 

Pihaknya pula masih meningkatkan terpaut dengan asal bahan baku petasan tersebut. Anggota dikala ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Dari penjelasan korban, lanjut ia, petasan dibeli secara daring. Tetapi, petugas tetap melakukan penyelidikan guna menguak permasalahan itu.

Baca Juga : Satu Keluarga Ditemukan Tewas Di Kamar Mandi Kejebak Kebakaran, 3 Toko di Padang Terbakar

Pihaknya juga meminta warga buat tidak bermain dengan petasan, sebab bertentangan dengan hukum. Terlebih lagi, petasan pula dapat membahayakan diri sendiri serta orang lain. Bila nanti timbul peristiwa dapat menimbulkan korban.

"Anjuran ini kami imbau kepada masyarakat, sebab pada kurun waktu dini puasa hingga saat ini, Polda Jatim serta jajaran sudah mengamankan barang bukti permasalahan ledakan petasan di 34 lokasi, dengan menangkap 54 tersangka, sekalian 400 kg petasan serta nyaris sepenuhnya telah dimusnahkan," ucap ia. 

Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Sodiq Pratomo menarangkan faktor ledakan petasan ini bersumber dari listrik, yang dikenal dari keberadaan fitting lampu, yang terletak di ruang tamu.

"Dari olah TKP, sisa ledakan ini mempunyai diameter sekitar 90 cm, kedalaman 80 cm. Kami menemukan container ataupun wadah mercon dengan diameter 1 hingga 5 cm, bermacam- macam," kata ia. 

Sodiq pula meningkatkan di lokasi pula ditemui ayakan, tempat gulung casing, alat pemadat, bahan belum jadi berbentuk kalium florat, serta fitting listrik.

"Setelah itu, di titik pusat ledakan, pula ditemui Kalium Florat, sulfur, serta aluminium," katanya. 

pihaknya menambahkan, barang bukti yang tersisa dikala ini volumenya tinggal sedikit. Sepenuhnya hendak dibawa oleh petugas Labfor Polda Jatim. 

Dapatkan update berita dan breaking news setiap hari dari Korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram, caranya klik link https://t.me/korantalk_news , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

iklan