Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

KAI Bagi Stiker Peringatan Pelecehan Seksual, Netizen Malah Gagal Fokus Lihat Ilustrasinya: Based On True Story

Mata Kau !!! { กรุงเทพมหานคร อมรรัตนโกสินทร์ มหินทรายุธยามหาดิลก ภพนพรัตน์ราชธานีบุรีรมย์ อุดมราชนิเวศน์ มหาสถานอมรพิมาน อวตารสถิต สักกะทัตติยะ วิษณุกรรมประสิทธิ์}
1 Jul 2022, 17:04 WIB Last Updated 2022-07-01T10:04:01Z

 

Korantalk.news - Setelah beberapa waktu lalu viral persoalan pelecehan yang dialami seorang perempuan saat menaiki Kereta Api Argo Lawu dari Purwokerto menuju Stasiun Gambir, pihak PT KAI tampak tegas menanggani persoalan pelecehan.

Selain memberikan tindakan dengan memblacklist atau memasukan pelaku pelecehan seksual ke dalam daftar hitam, PT KAI ternyata turut gencar memberi kampanye dibeberapa stasiun mengenai tindak pelecehan.

Lewat akun sosial media Twitter @the_ma_wariiii, seorang penumpang kereta programming interface tampak membagikan potret stiker yang ia terima sebagai salah satu bentuk kampanye PT KAI.

Dalam stiker yang dibagikan tersebut, terlihat sebuah kalimat yang berisikan peringatan kepada para pelaku mengenai tindak pelecehan yang terjadi di kereta programming interface.

Baca Juga: Honda Luncurkan Gambar Bidang dalamnya All New CR- V, Tampak Lebih Elegan serta Canggih

"Setelah ada tindakan ke pelaku pelecehan seksual, sekarang menguatkan awarenessnya buat ngingetin penumpang. Bener2 walk the discussion. You're doing incredible work @CommuterLine @KAI121!" Tulis pemilik akun.

Bentuk kampanye yang dilakukan oleh PT KAI tersebut lantas menarik perhatian publik, banyak netizen memuji sikap tegas PT KAI dalam menanggani persoalan kekerasan seksual.

Meskipun demikian, ada pula beberapa netizan yang ternyata salfok dengan ilustrasi pada stiker tersebut yang dinilai diambil dari kisah nyata yang baru terjadi belakangan ini sehingga diharapkan dapat mempertimbangkan kembali desain demi mental korban.

"Ilustrasi nya in light of the genuine story," ketik netizen.

"@KAI121 ini keren.. sebagai saran, alangkah baiknya ilustrasi di belakang tulisannya diganti. Atau setidaknya izin ke yang bersangkutan dulu. Karena bisa saja yang dijadikan ilustrasi tersebut (korban) selalu ingat hal buruk tiap liat gambar ini," saran netizen.

"itu yang ngalamin kejadian a.k.a sesuai gambar apa gak tambah injury kalo liat gambar itu hadehhh kenapa harus jiplek

"udah bagus inovasinya tapi yaa kalo boleh saran yaa diganti ya," tambah yang lainnya.



                                         


Dapatkan update berita pilihan dan making it known setiap hari dari korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram "korantalk.news Update", caranya klik connect https://t.me/korantalk , kemudian join. Anda harus introduce aplikasi Telegram terlebih dulu di Smartphone.


iklan