Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

5 Kelakuan Pembeli Tak Mau Rugi Saat Beli Makanan Ini Bikin Elus Dada

POLISI SLOT
13 Nov 2022, 12:30 WIB Last Updated 2022-11-13T05:30:03Z


KORAN TALK - Banyak pembeli yang tak mau rugi saat beli makanan. Mulai dari hitung-hitungan, sampai minta penjual jalan kaki untuk antarkan pesanan mereka.

Semenjak berkembangnya industri makanan online, orang-orang lebih suka pesan makanan atau kue dari rumah, ketimbang ke tempatnya langsung. Tentunya ada biaya tambahan seperti ongkos kirim dan sebagainya, yang dibebankan ke pembeli.

Meski kebanyakan pembeli sudah paham dengan hal ini. Tapi banyak juga pembeli makanan yang super pelit, dan tak mau mengeluarkan uang lebih saat memesan makanan.

Bahkan beberapa perlakuan pembeli yang tak mau rugi ini sering membuat penjual elus dada.

Berikut lima kisah pembeli yang tak mau rugi saat beli makanan.


Baca Juga : Apa Penyebab Kematian 1 Keluarga di Kalideres? Ini Dugaannya Sementara




1. Tak Mau Bayar Ongkos Kirim

Penjual kue online asal Malaysia bernama Asikin Abrani membagikan pengalamannya, saat berhadapan dengan calon pembeli yang perhitungan dan pelit. Sehari-harinya Asikin berjualan kue cheese tart online via media sosial seperti Facebook. Kemudian ada satu orang pembeli yang komplain kenapa harga ongkos kirim kue tersebut mahal.

"Saya minta maaf sebelumnya, tapi kalau dirasa biaya kirim kue saya mahal bisa cari penjual lain. Tidak perlu lah sampai hitung-hitungan seperti ini. Bukannya sombong atau bagaimana, tanpa kalian beli juga kue saya sudah laris," jelas Asikin.

Asikin juga melampirkan potongan pembicaraan dengan pembeli tersebut. Terlihat di awal bahwa pembeli itu mengirimkan file Microsoft Excel, berisi hitungan bahan-bahan kue dan total keuntungan satu kue. Tentu saja sifat tak mau rugi dari calon pembeli ini membuat banyak netizen kesal.


2. Minta Ganti Milk Tea

Berawal dari seorang netizen bernama San yang mengunggah isi percakapan salah satu pembeli dengan kakaknya. Sang kakak yang bernama Joey, sehari-harinya berjualan milk tea.

"Kakak saya sering menemukan pembeli yang menyebalkan hampir setiap harinya. Tapi pembeli yang satu ini benar-benar kelewatan. Kita semua harus belajar dari dia," ungkap San. Di dalam bukti percakapan tersebut, emak-emak ini menjelaskan bahwa kemarin putrinya membeli milk tea di tempat Joey.

"Tapi milk tea yang putri saya beli kemarin tumpah. Kenapa kalian tidak mengganti milk tea milik putri saya?" tanya pembeli tersebut.

"Saya yang ingin minum milk tea. Ketika putri saya sampai rumah dan berkata bahwa milk tea nya tumpah. Saya jadi tidak bisa minum milk tea," lanjutnya. Dengan santai Joey menjawab bahwa seharusnya putri dari pembeli ini, memesan satu gelas milk tea yang baru. Tapi justru emak-emak ini tetap memaksa dan meminta Joey mengganti milk tea yang dibelinya.


3. Minta Penjual Jalan Kaki

Seorang pemilik restoran di Setia Alam, Malaysia, bernama Khoo Jian Wei membagikan permintaan pembelinya yang tak masuk akal dan tak mau rugi. Pembeli itu awalnya bertanya berapa harga apple tart yang ia jual.

Khoo menjelaskan ke pembeli bahwa ia menjual satu tartnya di angka RM 60 (Rp 200.000). Karena ia menggunakan Granny Smith Green Apple yang mahal, dan rasanya asam. Dia juga hanya menggunakan tiga apel untuk setiap tart.

Tapi sang pembeli komplain bahwa harganya terlalu mahal, bahkan ia menuduh Khoo mengambil untuk besar-besaran. Dia bahkan menyuruh Khoo untuk jalan kaki mengantarkan pesanannya, dengan nada mengancam. Khoo sendiri hanya tertawa dan mengatakan bahwa orang-orang kadang tidak waras.


4. Pesan Makanan Mahal

Salah satu pemilik dan manajer restoran Fortune Courte di Singapura, mengungkap belum lama ini mereka mendapat telepon dari seorang pelanggan yang ingin melakukan reservasi besar.

Pelanggan itu memesan tiga meja untuk disiapkan keesokan harinya. Mereka juga meminta disiapkan menu termahal, termasuk tiga kepiting besar.

Tak berhenti di sana, penipu yang awalnya dianggap pelanggan ini juga meminta kepada Connie untuk dipesankan wine termahal dari supplier yang dia pilih.

Pihak restoran diharuskan untuk mentransfer di muka ke nomor rekening yang sudah disediakan oleh penelpon. Mendengar hal itu, Connie pun mulai menyadari suatu hal ganjil.

Connie mengaku senang dengan reservasi dalam jumlah besar itu. Akhirnya dia memberi syarat kepada pelanggan untuk membayar deposit terlebih dahulu. Karena hal ini lah dia terbebas dari modus penipuan, yang merugikan restorannya.



5. Pembeli Tidak Kasih Uang Tip

Puluhan paket makanan terbengkalai selama berjam-jam karena tak ada satupun driver pengantar makanan yang mau membawa. Penyebabnya karena pelanggan tidak memberikan uang tip.

Seperti video yang viral dibagikan lewat akun Tiktok yang memperlihatkan paket makanan yang dibiarkan begitu saja. Video ini direkam oleh seorang driver pengantar makanan yang menyebut bahwa makanan ini sudah didiamkan selama lebih dari 4 jam tanpa ada yang mau mengantar.

Pemilik akun TikTok dengan nama Steven Liang ini bekerja di perusahaan pengantar makanan DoorDash. Ia menunjukkan makanan yang hendak diantaranya. Sebelum membawa paket makanan ini, Steven mengatakan tidak ada petugas pengantar makanan yang mau mengantar maka


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                 (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                                klik Link Ini ╰┈➤ ( http://www.scorebola.xyz/  ) 

                                                 ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯

iklan