Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Viral Bule ABG Lakukan Vandalisme, Ditegur Niluh Djelantik, Turis Tak Terima

POLISI SLOT
30 Jan 2023, 02:30 WIB Last Updated 2023-01-29T19:30:20Z


KORAN TALK
- Sedang viral, bule ABG di Bali jadi pelaku vandalisme mencorat-coret tembok SD. Dia pun ditegur Ni Luh Djelantik. Namun ada turis bule yang lewat merasa tak terima.


Remaja warga negara asing (WNA) yang masih berusia 14 tahun itu melakukan aksi vandalisme di tembok SD Negeri 4 Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali pada Sabtu (28/1/2023) dini hari.


Aksi tersebut dipergoki oleh Ni Luh Djelantik, penggiat media sosial. Niluh pun menegur bule ABG itu. Video saat Niluh mencoba menasehati remaja bule tadi pun viral di media sosial lantaran sempat ada ribut-ribut.


Niluh pun menceritakan kronologi kejadian itu. Pengusaha sekaligus pegiat media sosial ini mengatakan, keributan kecil yang terjadi bermula ketika remaja pelaku vandalisme itu hendak kabur saat diberikan penjelasan.


Niluh Djelantik saat itu hanya ingin memastikan orang tua dari remaja bule itu tahu ada perusakan tembok yang dilakukan bocah itu. Tetapi tiba-tiba datang turis bule lain yang mengendarai mobil dan menghampiri Niluh Djelantik yang sedang bersama pelaku vandalisme.


Turis bule dewasa ini terus menanyakan apa yang dilakukan Ni Luh Djelantik terhadap remaja tadi, sambil terus mengatakan remaja itu hanyalah anak-anak.



Baca Juga : Viral Gym di Desa Bali Merakyat Alatnya Pakai Batu, Ini Kisah di Baliknya



"Kami pun terprovokasi dengan kehadiran orang-orang yang tidak tahu masalah ini. Mereka memperlakukan kami, seolah kami yang lakukan kesalahan," keluh Niluh.


"Saya ingin bicara dengan orang tuanya (remaja bule), menyampaikan agar mereka tanggung jawab dengan membersihkan lagi tembok sekolah itu. Hanya sederhana begitu saja. Keributan tidak terjadi kalau mereka tidak datang," sambung Niluh.


Selain cekcok dengan bule pria, Niluh Djelantik juga sempat beradu mulut dengan dua bule wanita yang tiba-tiba muncul. Bahkan salah satu bule wanita berbohong, mengaku sebagai orang tua remaja pelaku vandalisme.


"Orang-orang ini memakai segala cara untuk bisa meloloskan remaja ini. Ya mbok tetap satu keputusan, menunggu orang tuanya. Polisi akhirnya datang, mereka memastikan situasi kondusif," tegasnya.


Kapolsek Kuta Utara Kompol I Made Pramasetia menegaskan, keributan yang dipicu aksi vandalisme di SD 4 Kerobokan, Kuta Utara, sudah selesai langsung di lokasi, disaksikan aparat Polsek Kuta Utara.


Namun dirinya belum tahu pasti terkait kabarnya akan ada pertemuan pelaku vandalisme dengan pihak sekolah maupun banjar setempat.


"Artinya sudah mediasi, kekeluargaan di lokasi. Personel kami sudah ada di lokasi. Untuk penanganan memang karena tidak ada laporan dari pihak manapun, sudah diselesaikan di lokasi. Nanti apakah ada tanggung jawab dari WNA ini, nanti mereka dipertemukan," kata Kompol Pramasetia.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                  (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                 Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                            klik Link Ini ╰┈➤ ( http://www.scorebola.xyz/  ) 

                                                  ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯

iklan