Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Akhirnya Terungkap Driver Ojol Mutilasi Mayat Pria dalam Koper, Cinta Sesama Jenis dan Motif Utama

POLISI SLOT
19 Mar 2023, 14:37 WIB Last Updated 2023-03-19T07:37:20Z


KORAN TALK
- Warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat belum lama ini dihebohkan oleh penemuan mayat termutilasi yang disimpan di dalam sebuah koper yang ditemukan di Kampung Baru, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo pada Rabu (15/3/2023).


Saat ini baru terungkap bahwa pelaku yakni DA (35) dan korban berinisial R (43) merupakan dua pria sepasang kekasih penyuka sesama jenis.


Sehari-hari DA bekerja sebagai driver ojek online (ojol) yang bertemu kekasihnya atau korban yakni R saat korban memesan jasa ojolnya.


Setelah menjalin hubungan asmara sesama jenis, korban dan pelaku sempat tinggal bersama di sebuah apartemen selama empat bulan.


Pelaku diketahui tega membunuh korban lantaran sempat diminta oleh korban untuk melakukan perbuatan asusila namun pelaku enggan menuruti permintaan korban.


"Motifnya sementara yang kami peroleh dari tersangka, tersangka bertengkar karena diminta melakukan handjob oleh si korban," terang Iman dikutip KORAN TALK, Sabtu (18/3/2023).


Lantaran terbawa amarah, pelaku lantas menusuk korban dengan pisau di bagian leher.


Untuk menghilangkan jejak, ia berusaha memotong tubuh korban menggunakan pisau sebelum kemudian membeli gerinda di toko untuk melancarkan aksinya.


Untuk bagian tubuh dan kedua tangan korban dibuang di pinggir jalan di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor.


Sedangkan untuk bagian kepala dan kaki di buang ke aliran Sungai Cimanceuri, di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Tangerang.


Setelah itu, pelaku kabur namun berhasil ditangkap oleh polisi di Yogyakarta.


"Setelah melakukan olah TKP dan teridentifikasi pelaku tersebut, Tim Resmob melakukan pengejaran terhadap pelaku dan pelaku berhasil di tangkap di Yogyakarta setelah tim kami melakukan pengejaran dari wilayah Tangerang," ujar Iman dikutip KORAN TALK.


Akibat perbuatannya, pelaku lantas dijerat dengan pasal 338 KUHP dan 340 KUHP terkait pembunuhan dan pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal pidana mati.


"Atas dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana sebagai mana diatur dalam pasal 338 dan atau 340 KUHP dengan ancaman maksimal pidana seumur hidup atau pidana mati," tandas Iman.


Dibunuh Kurang dari 12 Jam


Sebelumnya dilaporkan, koper merah berisi mayat pria tanpa busana itu ditemukan tergeletak di pinggir jalan, Rabu (15/3/2023) pagi.


Tim Inafis Polres Bogor bersama Polsek Tenjo langsung melakukan olah TKP penemuan mayat dalam koper tersebut.


Saat koper merah dibuka, terlihat mayat laki-laki yang sudah terbujur kaku dan menghadap ke tanah.


Diperkirakan korban mutilasi itu berusia 35 sampai 40 tahun.


Di dalam koper itu, hanya ditemukan beberapa bagian tubuh saja.


Hal itu diungkap Kapolsek Tenjo, Iptu Suyadi, Rabu (15/3/2023).



Baca Juga : Pengadilan Internasional Perintahkan Penangkapan Putin, Jadi Target 123 Negara dan Desakan Dibunuh



"Dalam koper itu ada sesosok mayat laki-laki tanpa kepala dan tanpa kaki," ungkap Suyadi, dikutip dari KORAN TALK.


Selain itu, ada beberapa bekas luka penganiayaan pada jasad korban.


"Ada luka dibeberapa bagian tubuh, dan tanganya terdapat bekas ikatan tali rapia berwarna kuning," ucapnya


Menurut Suyadi, korban diperkirakan dibunuh dan dimutilasi kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.


Pasalnya saat koper dibuka, tercium bau tak sedap.


"Kalau melihat secara kasat mata, kurang dari 12 jam," ungkap Suyadi.


Hanya saja hingga kini polisi belum mengetahui identitas korban maupun pelaku pembunuhan sadis ini.


Seorang warga bernama Isah (46) menjadi orang pertama yang menemukan koper berisi mayat tersebut.


Isah mengatakan koper berisi mayat itu diletakkan oleh pelaku pada malam hari saat kondisi jalan sepi.


"Itu kayaknya tadi malem, belum bau saya liat dari deket juga," ujar Isah.


Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.


"Masih proses olah TKP, belum ada data lengkapnya, mohon tunggu ya," ujar Desi, dikutip dari KORAN TALK.


Berdasarkan keterangan pihak polisi, posisi jasad korban melipat, lengkap dengan plester yang melilit sekujur tubuh.


Jasad tersebut juga terbungkus selimut dan dilapisi plastik di dalam koper.


Setelah ditemukan, jasad tersebut langsung dibawa ke RS Kramatjati untuk kepentinga penyelidikan.


Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti dalam kasus ini.


Sementara itu, polisi belum dapat memastikan luka pada tubuh korban diakibatkan oleh luka senjata tajam atau gigitan hewan.


Polisi juga mengaku belum mendapat laporan orang hilang hingga saat ini.


Namun, anggota polisi sudah berada di lokasi dan memasang police line pada koper tersebut.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                    Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                                       klik Link Ini ╰┈➤ ( http://www.scorebola.xyz/  ) 

                                                       ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯

iklan