Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Hasrat Cari Lawan, 2 Anggota Geng Motor Malah Begal Pemotor di Lembang

Sekilas Info
20 Sep 2023, 01:10 WIB Last Updated 2023-09-19T18:10:34Z


KORANTALK.INFO Cimahi- R alias Jeprut( 18) serta S alias Sanis( 17) wajib berurusan dengan pihak kepolisian. Keduanya ditangkap usai melaksanakan aksi begal terhadap 2 pengendara bermotor.

Peristiwa itu terjalin pada 10 Agustus kemudian di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat( KBB). Jeprut, Sanis, serta 2 terdakwa yang lain setelah itu diamankan pada 5 September.

" Kami menguak tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Terdapat 2 TKP, awal di sekitaran Desa Gudang Kahuripan, setelah itu di Desa Sukajaya," ucap Kapolsek Lembang, Kompol Hadi Mulyana dikala konferensi pers di Mapolres Cimahi, Rabu( 13/ 9/ 2023).

BACA JUGA: Sedikit Dorongan Baju Pria, Bapak- Bapak Korban Longsor Cianjur Jalani Perihal yang tidak Lazim

Hadi berkata Jeprut, Sanis, serta terdakwa yang lain ialah anggota geng motor NTFour yang terdapat di Lembang. Geng motor itu ialah pecahan dari geng motor yang telah terdapat.

" Jadi mereka ini anggota geng motor NTFour, dikala peristiwa niatnya mencari lawan geng motor yang lain di kawasan Lembang. Jadi mereka memanglah konvoi di kawasan Lembang," kata Hadi.

Tetapi sebab lawan yang mereka cari nyatanya tidak terdapat, entah sebab emosi yang telah memuncak ataupun sebab aspek yang lain, dikala lagi konvoi itu mereka malah melanda pengendara yang lain serta merampas motor korban.

" Modus awal mulanya mereka ini memanglah lagi aksi mencari lawan di Lembang. Nah di jalur menciptakan pengendara kemudian mendatangi korban serta melaksanakan kekerasan setelah itu mengambil motor korban. Sehabis itu terjalin lagi di Sukajaya. Modusnya sama, menghadiri korban yang terdapat di jalur, melaksanakan kekerasan serta mengambil kendaraannya," kata Hadi.

Hadi berkata terdapat 4 orang yang diamankan serta saat ini sudah jadi terdakwa. 2 terdakwa yang lain masih di dasar usia sehingga tidak didatangkan dalam konferensi pers.

" Dikala aksi itu mereka 6 orang sesungguhnya, setelah itu hasil penyelidikan serta penyidikan cuma 4 orang yang jadi terdakwa selaku pelakon perampasan serta penyerangan terhadap korban. 2 terdakwa masih di dasar usia," ucap Hadi.

BACA JUGA: Pensiunan Guru Ditemui Wafat Dunia di Pondok

Jeprut, salah satu terdakwa berkata dikala itu mereka bernazar mencari lawan yang lebih dahulu mengajak mereka berjumpa serta perang lewat pesan di media sosial.

" Memanglah ingin ke Lembang, cari lawan soalnya lebih dahulu terdapat yang komen terus mancing ribut di instagram," kata Jeprut.

Tetapi sebab lawan yang mereka cari tidak terdapat, mereka setelah itu melanda pengendara yang kebetulan ditemui. Penyerangan itu terjalin secara acak tanpa diketahui siapa lawannya.

" Ya sebab tidak terdapat lawannya, jadi nyerang yang ketemu di jalur saja," ucap Jeprut.

Buat mempertanggungjawabkan perbuatannya, para terdakwa dijerat dengan pasal 365 KUHPidana ayat 1 serta ayat 2 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian joIN


iklan