Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

KPK Duga Lukas Enembe Tempatkan Uang Korupsi ke Industri Penerbangan

Call me Einstein
25 Sep 2023, 19:50 WIB Last Updated 2023-09-25T12:50:52Z

 Jakarta-Korantalk.info KPK terus mengusut permasalahan dugaan tindak pidana pencucian duit( TPPU) dengan terdakwa mantan Gubernur Papua Lukas Enembe. KPK menebak terdapat aliran uang korupsi yang ditempatkan Lukas ke industri penerbangan.



Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri berkata perihal itu didalami penyidik KPK dikala mengecek satu orang saksi bernama Mutmainah pada Jumat( 22/ 9/ 2023).


BACA JUGA : KARENA DEHIDRASI MARTIN HAMPIR KEHILANGAN PODIUM DUANYA


" Saksi muncul serta didalami pengetahuannya antara lain terpaut dengan dugaan penempatan aliran duit dari terdakwa LE( Lukas Enembe) ke salah satu industri penerbangan swasta," kata Ali Fikri kepada wartawan, Senin( 25/ 9).


Ali berkata KPK pula menjadwalkan pengecekan kepada 2 saksi, Ary Mulyadi serta Lusi Kusuma Dewi. Tetapi kedua saksi itu mangkir.


" Kedua saksi tidak muncul serta tanpa konfirmasi. KPK kembali ingatkan buat kooperatif muncul serta pesan panggilan selanjutnya lekas dikirimkan regu penyidik," ucap Ali.


KPK lebih dahulu sudah mengecek Presiden Direktur( Presdir) PT RDG Airlines Gibrael Isaak pada Jumat( 8/ 9) terpaut dugaan terdapatnya perintah Lukas buat bawa duit tunai miliaran rupiah ke Jakarta ataupun ke luar negara gunakan pesawat jet.


" Gibrael Isaak( Presdir PT RDG), saksi, muncul serta didalami pengetahuannya antara lain terpaut dengan dugaan perintah Terdakwa LE buat bawa sekalian mengangkat duit tunai miliaran rupiah dari Papua ke Jakarta serta pula ke luar negara memakai pesawat jet," kata Ali Fikri kepada wartawan, Senin( 11/ 9).


KPK pula sudah 2 kali mengecek pramugari industri penyewaan jet individu RDG Airlines bernama Tamara Anggraeny. Pengecekan dicoba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Pusat, pada Jumat( 15/ 9). KPK mendalami aliran duit Lukas Enembe yang disamarkan ke peninggalan.


" Saksi muncul serta kembali dicoba pendalaman modul pengecekan antara lain dugaan aliran beberapa duit dari terdakwa LE yang setelah itu diganti wujud jadi peninggalan yang bernilai murah oleh sebagian pihak terpaut yang lain," jelas Ali.


Selaku data, Lukas Enembe dijerat selaku terdakwa dalam permasalahan gratifikasi, suap, serta tindak pidana pencucian duit. Permasalahan suap serta gratifikasinya saat ini sudah masuk ke sidang.


BACA JUGA : Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang 3-1, Chelsea Kalah Lagi


Dalam permasalahan tindak pidana pencucian duit, KPK sepanjang ini pula sudah menyita 27 peninggalan kepunyaan Lukas yang diprediksi berasal dari hasil korupsi. Nilai puluhan peninggalan itu menggapai Rp 144, 5 miliyar. 

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan