Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polantas Viral Maki-Ancam Patahkan SIM Pemotor Diperintah Minta Maaf

17 Sep 2023, 20:48 WIB Last Updated 2023-09-17T13:48:43Z

korantalk - Aksi polisi lalu lintas yang bertindak kasar ketika hendak menilang pengendara motor viral di media sosial. Polisi ini memaki dan mengancam akan mematahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara yang diduga melakukan pelanggaran lalu lintas tersebut.

Peristiwa ini diunggah pada akun media sosial Tiktok bernama Fenderlita pada Kamis (14/9).


"SIM mu ada?" tanya petugas tersebut.


"Mana SIM-mu gue patahin ntar. M****t lu dari tadi lu," tambah petugas tersebut.


Akun ini turut membeberkan kronologi atas kejadian tersebut yang disebut menimpa suaminya.


"Mohon maaf sebelumnya saya tidak pernah benci polisi, (tapi) baru kali ini ketemu polisi model begini. 11 detik yang mewakili," tulis akun tersebut.


Ia mengaku kejadian ini menimpa suaminya saat dalam perjalanan bekerja. Sekitar pukul 07.45 WIB, sang suami diberhentikan petugas di sebuah lampu merah, namun ia tak mengurai lebih jelas di mana dan kapan peristiwa tersebut terjadi.


"Karena ngerasa tidak ada salah apa-apa akhirnya suami minggir. Pak pol tanya "sudah perpanjang stnk?" Suami jawab "sudah" (ternyata yagg baru diperpanjang adalah stnk mobil, yang motor belum). Pak pol minta suami saya serahkan SIM & STNK. Suami saya mengaku salah dan tidak melawan sedikit pun, nada bicaranya juga tidak meninggi," ucap akun tersebut.


baca juga : AKANKAH GIANIS ANTETOKOUNMPO TINGGALKAN MILLWAUKE BUCKS


Kemudian, ia mengatakan petugas ini mengarahkan motor suaminya agar naik ke trotoar.


"Namun karena suami saya harus segera antar jualan (roti) ke pelanggan, jadi suami saya minta izin untuk antar pesanannya sebentar dan nanti kembali lagi (karena sudah dekat dengan lokasi pengantaran). Pak pol tidak mengizinkan dengan terus mengeluarkan kata-kata kasar," kata dia.


"Entah dipikirnya suami saya mencari-cari alasan untuk kabur atau bagaimana. Namun pesanan roti memang harus sampai ke pelanggan jam 8 karena untuk acara di kantornya," sambung akun tersebut.


Diminta minta maaf

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman membenarkan peristiwa tersebut dan meminta maaf sebagai pimpinan. Dia membeberkan kejadian itu terjadi di Cikini, Jakarta Pusat pada Selasa (12/9) pukul 07.30 WIB dan melibatkan anggotanya, Aipda Abdullah.


baca juga : USAI MENGBUMKAM WAKIL JEPANG JOJO KELUAR SEBAGAI JUARA HONGKONG OPEN 2023


"Saat itu kejadiannya ada pelanggar yang dikatakan sudah menerobos lampu merah, tapi belum sampai kayaknya, sudah melawati garis setop. Makanya dihentikan oleh Abdullah ini. Setelah dihentikan memang ada pelanggaran lain," ujar Latif di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/9).


Latif juga membenarkan terjadi perdebatan antara anggotanya dengan pelanggar lalu lintas. Dia mengakui anggotanya mengeluarkan kata-kata yang tak sepatutnya.


"Kami sebagai pimpinan Ditlantas Polda Metro Jaya, saya mohon maaf sekali terhadap pelanggar tersebut," ujarnya.


Latif menambahkan Abdullah, diminta mencari tahu identitas pelaku pelanggaran sehingga dapat meminta maaf secara langsung. Menurut Latif anggotanya juga menyesali perbuatannya.


"Kami masih terus mencari alamat pelanggar, kalau sore ini kami dapat kami akan mendatangi secara langsung. Secara pribadi, Abdullah tadi sudah menyampaikan permohonan maaf dan dia menyesali perbuatannya dan tentunya ini menjadi pembelajaran buat kami dan ini tidak lagi di lapangan," kata Latif.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan