Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polri Terbitkan Red Notice Fredy Pratama Semenjak Juni 2023

Call me Einstein
14 Sep 2023, 19:10 WIB Last Updated 2023-09-14T12:10:42Z

 Jakarta-Korantalk.news Gembong narkoba Fredy Pratama alias Cassanova masih diburu Bareskrim Polri. Perburuan Fredy Pratama mengaitkan kepolisian Thailand serta Malaysia sebab ditengarai dia terletak di luar negara.



Polri pula sudah menerbitkan red notice atas Fredy Pratama. Jaringan Fredy diucap selaku sindikat narkoba terbanyak di Indonesia.


BACA JUGA : OKLAHOMA CITY THUNDER PADA MUSIM 2029 - 2030 AKAN MENGGUNAKAN KANDANG BARU


"( Red notice terbit) semenjak bulan Juni 2023," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa dikala dimintai konfirmasi, Kamis( 14/ 9/ 2023).


Dikenal, Fredy sudah jadi buron serta masuk catatan pencarian orang( DPO) semenjak 2014. Sedangkan itu, red notice baru terbit semenjak sindikat narkobanya terungkap pada Mei 2023.


" Kan saat ini baru kebongkar sindikatnya seluruh. Sindikatnya terbongkar dari mulai Mei kemarin terbongkar seluruh, makanya terbitlah red notice oleh Hubinter, udah keluar," jelas Mukti.


Fredy pernah ditemukan di Thailand. Sebab itu, ia menegaskan terus melaksanakan kerja sama dengan Kepolisian Thailand buat menangkap Fredy.


" Bagaimanapun, ia telah terbuat red notice, ia telah tidak dapat ke mana pula sesungguhnya kecuali ia gunakan pemalsuan bukti diri. Tetapi kita lacak pula ia ke mana," ungkap Mukti.


Lebih dahulu, Mukti menuturkan grupnya menebak Fredy Pratama sudah melaksanakan pembedahan plastik biar tidak dikenali. Fredy, kata ia, pula diprediksi mengganti jati dirinya biar tidak ditangkap polisi.


" Ya terdapat mungkin ia mengganti wajah, muka ya. Ya ingin pembedahan plastik kita tidak ketahui, ia mengganti bukti diri diri," pungkas Mukti.


Tidak cuma itu, Mukti pula menarangkan terdapat beberapa nama nama samaran yang dipakai gembong narkoba itu buat menjauhi kejaran kepolisian.


" Namanya Fredy Pratama alias Miming, The Secret, Cassanova, Air Bag, serta Mojopahit," katanya.


BACA JUGA : kunjungi Universitas Tekna Sains Vlogic


Kendati begitu, Mukti menegaskan grupnya masih hendak melanjutkan pembedahan bersandi Escobar itu. Ia pula berkata masih hendak melaksanakan penyitaan peninggalan pada jaringan tersebut. 



iklan