Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Aksi Letda Semuel Ikut Gagalkan Penyelundupan 179 Kg Kokain di Selat Sunda

Call me Einstein
26 Okt 2023, 14:54 WIB Last Updated 2023-10-26T07:54:09Z

 Jakarta - Korantalk.info Letda Laut Semuel Wambrauw diusulkan untuk Soedirman Awards 2023. Dansub Unit Intel Lanal Banten, Koarmada I, TNI Angkatan Laut itu diusulkan karena ikut menggagalkan peredaran 179 kg kokain di Selat Sunda.



Penggagalan peredaran kokain ini terjadi pada Minggu, 8 Mei 2022 lalu. Atas partisipasinya dalam penggagalan peredaran kokain ini, Letda Semuel juga mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI yang diberikan pada saat Rapat Pimpinan TNI pada Februari lalu.


BACA JUGA : Rusia dan China Veto Resolusi AS di DK PBB Soal Israel vs Hamas


Penggagalan ini bermula dari adanya informasi intelijen bahwa diduga akan ada penyelundupan narkoba melalui laut. Kapal Patroli TNI AL, KAL Sangiang, yang saat itu tengah melaksanakan pengamanan arus mudik dan arus balik libur lebaran 2022 meningkatkan pengawasan dan pengamanan di perairan Selat Sunda terhadap kapal-kapal yang melintas.


Pengamanan itu membuahkan hasil, petugas menemukan 4 benda mencurigakan terbungkus plastik mengapung di sekitar perairan Pelabuhan Merak. Benda itu ditemukan oleh KAL Sangiang Lanal Banten Koarmada I pada Minggu 8 Mei 2022 pukul 12.30 WIB.


"Anggota tim Satgas yang kebetulan bertugas di perairan Selat Sunda, di sekitar Pelabuhan Merak, telah menemukan benda yang mengapung dan mencurigakan berupa 4 buah bungkusan plastik hitam yang kita curigai bersama," kata Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono dalam jumpa persnya, Senin (9/5/2022).


Heri menyebutkan bahwa benda mencurigakan itu kemudian diangkut petugas ke Lanal Banten. Petugas pun melakukan pemeriksaan.


"Kemudian dengan berkoordinasi dengan BNN Provinsi Banten, dugaan awal dari barang tersebut ternyata adalah benar merupakan narkotika jenis kokain sebesar 179 kg dengan asumsi harga menurut BNN 5-7 juta per gram, maka nilai total perkiraan adalah sekitar 1,25 triliun rupiah," ujar Heri.


Heri menduga modus peredaran narkoba ini dengan melemparkan ke laut. Dia menyebut ini adalah modus baru.


"Yaitu dengan melempar barang tersebut dengan pelampung di perairan, serta mempelajari karakteristik arus di suatu selat atau yaitu dengan alat bantu sinyal posisi," katanya.


Selanjutnya, TNI AL berkoordinasi dengan BNN hingga Polri. Heri berharap pihaknya bisa terus membantu untuk penggagalan peredaran narkoba.


"Harapan kita ke depan kalau memang masih ada yang seperti ini bisa kita ketemukan bersama. Karena kita pahami betapa parahnya dampak dari benda tersebut terhadap generasi muda kita," katanya.


Pada Kamis (2/6/2022), narkoba jenis kokain seberat 179 kilogram (kg) yang ditaksir bernilai Rp 1,25 triliun ini kemudian dimusnahkan di Lapangan Apel Koarmada I Jakarta, Jalan Gunung Sahari, Jakarta.


BACA JUGA : Dulu Hidup Mewah dan Punya Segalanya, Artis Terkenal ini Kini Miskin, Harta Habis Dikuras Istri


Pemusnahan kokain dilakukan setelah terbitnya penetapan penyitaan dan pemusnahan dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat bernomor: 450/PEN/PID/2022/PN.JKT.PST tanggal 19 Mei 2022.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)


iklan