Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Anak- Menantu Pelapor 9 Personel Polda Sumut Gelapkan Sabu 12 Kilogram Ditangkap

Call me Einstein
9 Okt 2023, 18:32 WIB Last Updated 2023-10-09T11:32:00Z

 Medan-Korantalk.info Polda Sumut menangkap anak serta menantu Meter Yakob, kurir 20 kilogram sabu- sabu asal Aceh yang pernah memberi tahu 9 personel polisi atas dugaan penggelapan sabu- sabu 12 kilogram. Keduanya pula ditangkap dalam permasalahan narkoba.



Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi berkata anak serta menantu Yakob ini ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut pada Selasa( 3/ 10). Keduanya diamankan bersama 4 terdakwa yang lain dengan benda fakta sabu- sabu 45 kilogram.


BACA JUGA : Berapa Banyak Tentara dan Warga Israel Ditawan Hamas? Jumlahnya Bisa Bebaskan Tahanan Palestina


" Keduanya kita tangkap bersama 4 terdakwa yang lain dalam pengungkapan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas oleh N alias Agam, napi narkoba," kata Hadi, Senin( 9/ 10/ 2023).


Hadi memerinci anak serta menantu Yakob itu tiap- tiap bernama samaran Milimeter serta S. Narkoba ini ialah jaringan Aceh- Medan- Lampung yang dikendalikan dari lapas oleh seseorang narapidana bernama samaran N alias Agam.


Perwira menengah Polri itu menarangkan awal mulanya petugas mengamankan kedua pelakon dikala tengah mengendarai mobil di Jalur Lintas Medan- Banda Aceh tepatnya di Langsa Timur, Kota Langsa.


Dari mobil yang dikendarai keduanya, petugas kepolisian mengamankan 2 karung goni dengan total 40 kilogram sabu- sabu. Tidak hanya itu, polisi pula menciptakan 5 bungkus plastik sabu- sabu dengan berat totalitas 5 kg yang dirahasiakan di dalam bagasi mobil.


" Dari penjelasan S serta Milimeter, narkoba diperoleh atas suruhan W yang saat ini masih penyelidikan. W menyuruh anak serta menantu Yakob buat menyerahkan sabu- sabu ke MR," kata Hadi.


Petugas setelah itu bergerak menangkap MR serta mengamankannya bersama pelakon TM di Jalur Lintas Aceh- Medan, Peureulak, Aceh Timur. Bersumber pada penjelasan MR, sabu- sabu itu hendak diserahkan kepada NF yang setelah itu ditangkap di pinggir Jalur Lintas Banda Aceh.


" Nyatanya, 45 kilogram sabu yang sukses kita ungkap dari anak serta menantu Meter Yakob tersebut hendak diserahkan kepada seorang di Lampung atas suruhan N, seseorang napi di Lapas," ucapnya.


Mantan Kapolres Biak, Papua, itu berkata N alias Agam ialah narapidana permasalahan narkoba yang mendekam di Rutan Tanjung Gusta dengan putusan 17 tahun penjara. Sedangkan sabu- sabu itu didapatkan para pelakon dari seseorang masyarakat negeri Malaysia bernam Aseng.


" N alias Agam ini yang mengatur jaringan anak serta menantu Meter Yakob tersebut dari dalam Lapas. Sabu- sabu 45 Kilogram tersebut diperoleh dari masyarakat negeri Malaysia bernama Aseng," pungkas Hadi.


Lebih dahulu diberitakan, Meter Yakob didiagnosa penjara seumur hidup sebab teruji bersalah jadi kurir narkoba 20 kilogram.


" Menjatuhkan hukuman pidana tersangka Meter Yakob sepanjang seumur hidup," kata Pimpinan Majelis Hakim Majelis hukum Negara Medan Pinta Uli Br Tarigan, Selasa( 26/ 9).


Yakob sendiri sempat memberi tahu 9 personel Polda Sumut ke Divisi Propam Polri atas dugaan penggelapan 12 kilogram sabu- sabu. Tetapi, Polda Sumut membantah soal penggelapan benda fakta sabu- sabu itu.


BACA JUGA : Masjid Terkemuka-Rumah di Gaza Hancur Digempur Militer Israel


Bersumber pada hasil pengecekan dari Propam Polda Sumut, tidak ditemui terdapatnya dugaan penggelapan benda fakta itu.


" Akhirnya tidak terfaktakan kalau anggota menggelapkan sabu- sabu 12 kilogram," kata Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung Adijono, Rabu( 28/ 6). 

iklan