Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

KPK Kembali Cek Bupati Lamongan di Permasalahan Korupsi Proyek Pembangunan

Call me Einstein
19 Okt 2023, 15:56 WIB Last Updated 2023-10-19T08:56:51Z

 Jakarta-Korantalk.info KPK tengah melaksanakan penyidikan terpaut permasalahan korupsi proyek pembangunan di Pemerintah Kabupaten( Pemkab) Lamongan. Hari ini KPK kembali mengecek Bupati Lamongan Yuhronur Effendi.



" Hari ini( 19/ 10) bertempat di gedung Merah Putih KPK, Regu Penyidik menjadwalkan pemanggilan serta pengecekan saksi," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis( 19/ 10/ 2023)." Yuhronur Effendi( Bupati Lamongan)," tambahnya.


BACA JUGA : Daftar 9 Tim Negara Lolos Euro 2024


Sedangkan itu, Yuhronur juga muncul dalam pengecekan hari ini. Sehabis ditilik, ia cuma membagikan sedikit pendapat terpaut pemeriksaannya.


"( Ditilik selaku) saksi. Buat kelengkapan," kata ia.


Yuhronur pula tidak mengingat terdapat berapa persoalan yang diajukan oleh penyidik KPK. Yuhronur berkata, kala ditilik, ia pula sembari berdiskusi dengan penyidik.


" Wah, kurang ingat aku( berapa persoalan). Ya berhenti- berhenti( pengecekan), rehat ya. Kurang ingat aku mas. Banyak, sembari diskusi- diskusi ya," tuturnya.


KPK Pernah Cek Bupati Lamongan


Ada pula Yuhronur pernah ditilik KPK pada Kamis( 12/ 10) kemudian. Yuhronur juga muncul dalam pengecekan tersebut.


KPK pula sudah menggeledah beberapa kantor pemerintahan di Lamongan. KPK nyatanya tengah mengusut dugaan korupsi terpaut proyek pembangunan di Pemkab Lamongan.


" Permasalahan baru, pembangunan gedung di pemerintah wilayah di situ, pemkab berarti ya," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat( 15/ 9).


Asep berkata proyek yang diprediksi jadi objek korupsi itu dijalankan oleh PUPR Pemkab Lamongan. Korupsi itu merugikan keuangan negeri.


" Jika tidak salah ini yang menyelenggarakan proyek itu PUPR di situ. Setelah itu, kantor- kantor lain yang diprediksi berkaitan dengan tindak pidana tersebut, tercantum pihak swasta," ucap Asep.


BACA JUGA : Viral Bocah 7 Tahun Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Alasannya Bikin Kapolsek Kaget


" Ini terpaut Pasal 2 serta Pasal 3. Belum terdapat hitungan( kerugian keuangan negeri), baru kita ajukan," tambahnya. 


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰--➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                   (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)


iklan