Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Mari Bung Rebut Kembali! Kominfo Akan Tindak Kasus Dugaan Penjiplakan Lagu Halo Halo Bandung

2 Okt 2023, 21:23 WIB Last Updated 2023-10-02T14:24:17Z

korantalk - Investigasi kasus dugaan penjiplakan lagu Halo Halo Bandung sampai saat ini masih berjalan. Pihak KBRI di Malaysia masih berusaha menyelidiki dan mencari pelaku yang membuat lagu Hello Kuala Lumpur.

Ari Juliano Gema selaku kuasa hukum ahli waris Ismail Marzuki, pencipta lagu Halo Halo Bandung angkat bicara. Ia menegaskan, hari ini pihak Kominfo akan menindak tegas konten Hello Kuala Lumpur.


Diketahui, pihak ahli waris Ismail Marzuki sebelumnya telah membuat laporan pada 29 September 2023 dan telah mendapat verifikasi oleh DJKI dan Kominfo.


"Saat ini kami sudah melaporkan secara resmi ke DJKI dan Kominfo untuk melakukan take down lagu Hello Kuala Lumpur di kanal Youtube dan Tiktok. Tanggal 29 September 2023 sudah dilakukan verifikasi oleh DJKI dan Kominfo atas laporan tersebut, dan hari ini rencananya akan ada tindakan oleh Kominfo berdasarkan laporan tersebut," ujar Ari saat dihubungi detikcom, Senin (2/10/2023).


Lebih lanjut, tindakan yang akan dilakukan Kominfo berupa penghapusan atau take down video tentang Hello Kuala Lumpur. Rencananya hal itu akan dilakukan hari ini.


"Kominfo akan melakukan penutupan konten dan atau hak akses atas lagu Helo Kuala Lumpur tersebut di kanal Youtube dan Tiktok sesuai dengan laporan kami," lanjut Ari.


baca juga: PDIP Buka Suara soal Guntur Sukarno Usul Jokowi Ketum Gantikan Mega


Diketahui, konten Hello Kuala Lumpur belakangan ini memang ramai menjadi perbincangan publik. Sebab, lagu dan nada musik yang ada pada konten itu sama persis dengan lagu nasional Halo Halo Bandung.


Publik ikut geram dengan konten itu. Bukan tanpa alasan, konten Hello Kuala Lumpur juga seakan mengganti lirik dari lagu Halo Halo Bandung dan menuliskan bahwa konten itu adalah lagu patriotik Malaysia.


baca juga : Bapak Kejam di Nunukan Perkosa- Cabui 2 Anak Kandung sampai Hamil


Namun pihak pemerintah Malaysia sempat mengklaim bahwa lagu dan konten Hello Kuala Lumpur bukan milik mereka secara negara. Maka dari itu banyak pihak menyimpulkan bahwa konten Hello Kuala Lumpur adalah ulah oknum swasta demi kepentingan komersial.

Hingga saat ini pihak KBRI di Malaysia dan Kemenlu masih mencari pelaku dibalik kasus dugaan penjiplakan lagu Halo Halo Bandung.



Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

  (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan