Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pengakuan Wanita Hamil Mendadak Kehilangan Janin Usai Tolong Nenek-nenek di Jalan, Gini Kata Dokter

POLISI SLOT
13 Okt 2023, 23:58 WIB Last Updated 2023-10-13T16:58:22Z


KORAN TALK
– Beginilah pengakuan wanita hamil yang mendadak kehilangan janin usai menolong seorang nenek-nenek di jalan.


Adapun pengakuan seorang wanita yang sedang hamil muda ini mendadak viral di media sosial.


Dimana menurut pengakuan wanita hamil itu, dirinya mengalami kehilangan janinnya.


Hal itu terjadi beberapa hari setelah ia sempat bertemu dengan seorang nenek-nenek di jalan.


Sang wanita hamil itu mengaku sosok nenek-nenek itu meminta tolong kepadanya.


Namun, setelah membantu nenek-nenek itu ibu hamil itu justru mengalami kehilangan janin entah bagaimana caranya.


Awalnya ibu hamil tersebut mengaku sempat bertemu dengan seorang nenek-nenek di jalan saat maghrib.


Hingga akhirnya sempat merasa janggal karena nenek tersebut meminta tolong diantarkan ke tempat sepi.


Ternyata setelah seminggu berlalu, sang ibu hamil mengaku janinnya mendadak hilang.


Ya, wanita itu mengaku sempat disalahkan suami dan keluarga gegara nekat keluar saat maghrib.


Cerita tersebut diunggah oleh akun TikTok @zaitunmorammil yang kini menjadi viral dan kolom komentar dibanjiri warganet.


Ia menceritakan, mertuanya sempat melarangnya bepergian menjelang Magrib.


Namun karena ada keperluan mendesak, ia memutuskan tetap pergi mengendarai motor.


Di perjalanan, ia bertemu seorang nenek yang sudah keriput tengah berjalan kaki seorang diri.


Lalu wanita tersebut menolong nenek-nenek yang tidak dikenal.


Nenek itu meminta tolong untuk menghantarkannya ke sebuah tempat, diketahui peristiwa terjadi menjelang waktu Magrib.


“Aku ga ada pikiran aneh apapun akhirnya aku iyain dan niatnya emang nolong aja,” tulis keterangan pada unggahan tersebut, seperti dikutip KORAN TALK.


Selama perjalanan, nenek tersebut bertanya perihal kandungannya, lantas wanita itu pun menjawab semua pertanyaan.


Namun ketika ditanya balik, nenek tersebut hanya diam dan minta diturunkan di jalan yang sepi dan buntu.


“Aku akhirnya nanya-nanya juga neneknya tinggal di mana, tapi dia ga jawab dan cuma minta diturunin di jalan yang sepi banget,”


“Setahuku itu jalan buntu dan ga ada rumah satupun di situ,” jelasnya.


Lantas seminggu kemudian wanita ini mengaku tentang kondisi kesehatannya.


Ia sering pusing dan ada flek pada bagian vitalnya.


Merasa khawatir, ia langsung memeriksakan kandungannya ke dokter.


Saat diperiksa, dokter menyatakan bahwa dirinya mengalami blighted ovumatau kehamilan kosong.


Mendengar kabar tersebut, dirinya dan keluarga kaget dan sempat tidak percaya.


“Kaget, sedih, merinding dan perasaan berantakan banget waktu dokter bilang kehamilanku kosong, istilah medisnya kalau ga salah Blighted Ovum,” tuturnya.


Dalam kondisi tersebut, sang suami dan keluarga menyalahkannya karena melanggar larangan untuk tidak bepergian menjelang Maghrib.


Pada unggahan tersebut banyak warganet yang memberikan tanggapan.


“Biasanya itu karena kromosomnya tidak sempurna jadi bisa gugur,” tulis netizen.


"Mitosnya kalau ada yang tanya kandungan jangan di kasih tau secara detail berapa bulannya, katanya itu hantu palastik yang suka ambil bayi," ujar warganet.


"Hamil atau tidak, emang harusnya magrib itu di rumah saja," pungkas warganet lainnya.



Baaca Juga : SOSOK Tanty Octavia Janda Tajir Gebetan Ferry Irawan, Gaya Hidup Sosialita, Ini Deretan Bisnisnya



Begini Kata Dokter

Dilansir dari KORAN TALK, hamil kosong atau blighted ovum (BO) merupakan kondisi ketika sel telur yang telah dibuahi dan menempel di dinding rahim tidak mau berkembang menjadi janin.


Kondisi ini merupakan salah satu bentuk keguguran dan merupakan 80 persen penyebab dari keguguran di awal kehamilan.


Keguguran yang disebabkan oleh blighted ovum biasanya terjadi di usia kehamilan kurang dari 10 minggu.


Dalam kehamilan normal, janin seharusnya sudah terbentuk di usia kehamilan 7-8 minggu.


Sementara pada kasus BO, yang terbentuk hanyalah berupa kantong kehamilan.


Apabila dokter menemukan BO di usia kehamilan 7 hingga 8 minggu, maka mereka akan menyarankan untuk memeriksakan kembali sekitar 10 hari ke depan.


Jika memang kantong kelahiran saja yang terbentuk, dokter akan mendiagnosis ini sebagai BO.


Dalam pemeriksaan USG, pada blighted ovum akan tampak kantong kehamilan (bagian bewarna hitam) tanpa adanya pertumbuhan janin di dalamnya.


Padahal seharusnya, di usia 7 minggu kehamilan, janin sudah harus ada di dlam kantong kehamilan.


Disisi lain, melansir buku 9 Bulan Menjalani Kehamilan dan Persalinan & Persalinan yang Sehat (2019) karya dr. Irfan Rahmatullah, Sp.OG dan dr. Nurclolid Uman Kurniawan, M.Sc. Sp.A, keguguran yang terjadi pada kasus BO ini disebabkan oleh kelainan di tingkat struktur kromosom.


Kelainan di tingkat sel ini diduga karena hasil kehamilan yang terjadi berasal dari kualitas sperma atau sel telur atau kedua-duanya yang tidak bagus.


BO bisa terjadi berulang di kehamilan berikutnya, jika hasil pembuahan yang terjajdi berasal dari sperma dan sel telur yang kurang baik lagi.

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                   (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                                        klik Link Ini ╰┈➤ ( https://bit.ly/3roZpyA

                                                      ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯

iklan