Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

SOSOK Samuel Sunarya, Viral Usai Aniaya Dokter Vissi di Klinik, Menjabat CEO dan Konsultan Pajak

POLISI SLOT
25 Okt 2023, 02:10 WIB Last Updated 2023-10-24T19:10:06Z


KORAN TALK - Inilah sosok Samuel Sunarya,.


Ia viral usai aniaya dokter Vissi di klinik.


Siapa sangka, ia menjabat CEO dan konsultan pajak.


Pria bernama Samuel Sunarya yang viral setelah mengancam ingin membunuh dokter gigi bernama Vissi di Kota Bandung ternyata punya pekerjaan mentereng.


Aksi Samuel Sunarya mengancam dokter gigi bernama lengkap Vissi El Alexandra membuat korban mengalami luka sayatan pisau.


Karenanya, Dokter Vissi lantas melaporkan Samuel Sunarya ke pihak kepolisian.


Kini, Samuel Sunarya pun telah ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.


Diketahui pelaku bernama Samuel Sunarya, merupakan warga Jalan Taman Holis, Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.


Kediaman pelaku sempat didatangi polisi, pada Senin, (23/10/2023).


Melansir laman KORAN TALK, Samuel Sunarya ternyata memiliki pekerjaan yang mentereng.


Ia menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di PT Sam Tama Group dan CV ASTA Coal.


Selain itu, pria lulusan Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) ini menjadi penanggungjawab divisi marketing di PT Sam Tama Intergro.


Sebelumnya, Samuel menjabat sebagai konsultan pajak di Tac Tic Tax Brevet Pajak, sejak 2019.


Ia juga memegang jabatan di PT Anugrah Mulia Plastik, sejak 2009 hingga saat ini.


Menilik akun instagramnya, Samuel memiliki 1,175 followers.



Baca Juga : Pasca Gibran Lolos Jadi Bacapres Prabowo: Jokowi-Gibran-Kaesang-Anwar Usman Dilaporkan ke KPK



Kronologi

Aksi pengancaman dan penganiayaan itu terekam CCTV dan tersebar di aplikasi media sosial Instagram, Senin (23/10/2023).


Dalam video tersebut, dokter gigi Vissi didatangi pelaku ke tempat kerjanya di ruko Paskal 23, Jalan Pasir Kaliki, Kota Bandung pada Sabtu 21 Oktober 2023.


Saat itu, pelaku langsung masuk ke dalam ruangan, menemui korbannya.


Dalam video tersebut, dokter gigi Vissi didatangi pelaku ke tempat kerjanya di ruko Paskal 23, Jalan Pasir Kaliki, Kota Bandung pada Sabtu 21 Oktober 2023.


Saat itu, pelaku langsung masuk ke dalam ruangan, menemui korbannya.


Pelaku dan korban kemudian sempat terlibat cekcok.


Korban pun diduga mendapatkan penganiayaan berupa pukulan dan sayatan pisau di beberapa bagian tubuhnya.


Dikatakan Video, pelaku yang baru dikenalnya itu awalnya melakukan ancaman lewat chat di media sosial Instagram.


"Dia menerobos dan memaksa mendatangi di lantai 3. Benar-benar menempel leher (pisaunya). Saya agak trauma menceritakannya," ujar Vissi, Senin (23/10/2023).


Sebelum dianiaya, Vissi mengaku mendapat ancaman dari pria, yang belum diketahui identitasnya tersebut.


"Kejadian di Paskal 23 Bandung, sekitar pukul 3 sore (Sabtu)," kata Vissi saat dihubungi, pada Senin 23 Oktober 2023.


Awalnya, pria pelaku itu menghubungi Vissi melalui Instagram, langsung melontarkan ancaman seperti "ud putus kan lu", "gelut yu", "pengen we bunuh orang".


Vissi pun mengaku telah melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polrestabes Bandung.


Kini, Samuel Sunarya pun telah ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.


Diketahui pelaku bernama Samuel Sunarya, merupakan warga Jalan Taman Holis, Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.


Kediaman pelaku sempat didatangi polisi, pada Senin, (23/10/2023).


Detik detik penangkapan Samuel

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban.


"Laporan hari Sabtu tanggal 21 Oktober, sekarang anggota masih melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar Kombes Budi Sartono.


Namun, belakangan beredar video viral detik-detik penangkapan SM.


SM berhasil diamankan di rumahnya yang berlokasi di Jalan Taman Holis, Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.


Penangkapan SM pun berlangsung dramatis.


Pasalnya, keluarga SM berusaha melindungi pelaku saat polisi hendak melakukan penangakapan.


Bahkan, polisi sampai harus mendobrak pintu rumah untuk melakukan penjemputan paksa kepada SM yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaiayaan.


Penyidik dari Polrestabes Bandung dan Polsek Bandung Kulon yang membawa surat perintah penangkapan terhadap SM tidak diizinkan masuk oleh pemilik rumah.


Polisi pun berulangkali memberi peringatan kepada SM untuk keluar dari dalam rumah.


Namun, omongan polisi itu tampak tak digubris oleh SM dan penguni rumah lainnya.


"Atas nama Undang-Undang ditujukan kepada saudara Samuel Sunarya agar segera menyerahkan diri. Dan apabila tidak menyerahkan diri, kami akan melakukan upaya paksa sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku," ujar Kanit binmas Polsek Bandung Kulon, Ipda Suhendar, menggunakan alat pengeras suara.


Polisi pun akhirnya mendobrak pagar rumah terduga pelaku dan meringkus SM di dalam rumahnya.


Dalam video viral yang beredar, SM sempat melawan petugas saat dilakukan penangkapan.


SM juga menolak saat akan dimasukan ke dalam mobil oleh polisi.


"Sudah tersangka, maka kami melakukan upaya paksa karena dikhawatirkan.

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                       (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                     Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                                            klik Link Ini ╰┈➤ ( https://bit.ly/3roZpyA

                                                       ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯

iklan