Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Arif yang Olok-olok Pendukung Palestina Minta Maaf: Tujuan Saya Baik

4 Nov 2023, 21:38 WIB Last Updated 2023-11-04T14:38:41Z

korantalk - Pria Tangerang yang mengolok-olok pendukung Palestina dan bela Israel meminta maaf atas pernyataannya. Pria bernama Arif Andriawan itu diamankan Polsek Rajeg Tangerang setelah videonya viral di Facebook.

Arif menyampaikan permintaan maafnya melalui sebuah video. Dia sempat menyebut pendukung Palestina 'tak ada otak' dan menyatakan membela Israel.


"Tujuan saya bikin video ini buat klarifikasi permohonan maaf atas dasar video viral yang terjadi di Facebook, dikarenakan saya mendukung Israel," kata Arif, Sabtu (4/11/2023).


Arif mengklaim bahwa ia bermaksud menyatukan kedua belah pihak agar konflik yang berlangsung tidak berlarut-larut, sehingga membuat video tersebut. Dia pun memohon maaf karena telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.


"Tujuan saya baik, cuma satu ingin menyatukan kedua negara agar tidak perang. Mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Arif.


Sementara itu, Kapolsek Rajeg Iptu Hajaji menyatakan bahwa Arif diamankan karena menimbulkan keresahan masyarakat sekitarnya. Arif diketahui tinggal di sebuah perumahan di Kecamatan Rajeg, Tangerang. Warga setempat khawatir pernyataan Arif mencoreng lingkungan mereka.


baca juga: Ucapan Ahok Kenyataan Lagi, Anggota III BPK RI Ditangkap Kejagung terkait Suap Korupsi BTS Kominfo


"Agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat, kami segera merespons adanya video itu dengan mendatangi orang yang ada di video," jelas Iptu Hajaji, Sabtu (4/11/2023).


Setelah diamankan, Hajaji menyebut bahwa pelaku mengaku tujuannya membuat video itu adalah biar terkenal.


"Iya, dia pengin jadi artis katanya. Saya tanya, biar terkenal katanya gitu," ungkap Hajaji.


baca juga : Siap-siap! Besok BCA Tutup Rekening yang Saldonya Segini


Namun, Kapolsek menyebut bahwa ucapan Arif sering kali tidak nyambung. Oleh karena itu, polisi menilai perlu ada tes kejiwaan terhadap pelaku.


"Memang dia kalau ditanya bahasanya nggak nyambung. 'Saya mau membuat kapal helikopter yang mau nyelam, mau ke sana' katanya. Mau nemuin presidennya secara langsung, mau mempersatukan biar nggak perang terus katanya," tutur Hajaji.


"Sementara harus ahli yang menyatakan itu (gangguan jiwa). Rencana memang iya dites, nanti yang bisa menjawab itu dari dokter kejiwaan," imbuhnya.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                       (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan