Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Berawal dari Kencan Online, Turis Turki Dirayu Mandi Bareng, Lalu Dirampok

29 Nov 2023, 21:33 WIB Last Updated 2023-11-29T14:33:51Z

 korantalk - Perampokan turis dengan modus kencan online mulai marak terjadi di Thailand. Seorang turis Turki jadi korban saat ia dirayu buat mandi bareng.

Dilansir pada Rabu (29/11), seorang turis Turki liburan ke Thailand. Tergoda dengan kecantikan wanita Thailand, turis ini memutuskan untuk mencari teman kencan lewat aplikasi online.


Ia kemudian berseluncur di dunia maya dan memilih teman kencan. Ia lalu bertemu dengan seorang wanita Thailand. Setelah ngobrol di aplikasi, mereka memutuskan untuk bertemu di Pattaya.


Tak hanya itu, wanita itu juga mengundang si turis untuk traveling ke Pattaya Selatan. Rencana itu pun disetujui.


baca juga : Warga Berebut Minyak CPO yang Tumpah di Tol Belmera


Setelah bertemu, mereka sepakat untuk menghabiskan malam bersama. Mereka pergi ke beberapa klub malam untuk minum-minum sebelum kembali ke kamar hotel milik si wanita.


Malam yang dinantikan pun tiba, si wanita dan turis sudah berada di kamar bersama. Wanita ini mengeluarkan rayuan maut yang tak dapat ditolak si pria. Namun, setelah suasana panas, wanita itu mengajak si pria untuk mandi bareng.


Tapi, dia minta si pria untuk ke kamar mandi duluan. Turis itu menurut saja, ia pergi mandi tanpa ada rasa curiga sedikit pun. Keluar dari kamar mandi, ia kaget bukan main.


baca juga : Rafael Alun Nangis Kini Hidup Miskin, Saldo ATM Nol, Anak Jualan di Pinggir Jalan, Istri Nelangsa


Sosok teman kencannya sudah tak ada di kamar. Ia kemudian memeriksa barang-barangnya dan sadar sudah dirampok. Barang-barang berharga seperti iPhone 14, uang asing senilai USD 2.100 (Rp 32 jutaan) dan uang 30.000 Baht (Rp 13 jutaan) lenyap tanpa tersisa.


Turis itu melaporkan kasusnya ke polisi. Akhir pekan lalu, wanita tersebut berhasil ditangkap. Penyidik berkata bahwa wanita itu melarikan diri dan bersembunyi di Provinsi Rayong.


Beruntung barang si turis masih bisa diselamatkan, yaitu iPhone dan uang tunai dollar. KUHP Thailand menyatakan bahwa mereka yang melakukan pencurian dapat dipenjara selama 3 tahun dan denda 6.000 Baht (Rp 2,6 jutaan).


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                        (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan