Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Israel Klaim Berhasil Kepung Hamas di Gaza

1 9 2 8
3 Nov 2023, 12:12 WIB Last Updated 2023-11-03T05:12:37Z


 Jakarta, Korantalk -- Militer Israel mengeklaim telah mengepung Hamas di Gaza.


Juru Bicara Militer Israel mengatakan pasukan telah sepenuhnya mengepung Kota Gaza melalui operasi darat. Ia pun menegaskan tak akan ada gencatan senjata untuk saat ini.


"Pasukan Israel telah mengepung Kota Gaza, pusat organisasi teror Hamas," kata Hagari dikutip KORANTALK, Jumat (3/11).


"Konsep gencatan senjata saat ini sama sekali tidak ada dalam pembahasan," tambahnya.


Sementara, Brigade Ezzedine Al-Qassam, sayap militer Hamas, memperingatkan Israel bahwa tentara yang masuk ke Gaza akan pulang "dalam kantung mayat."


Juru Bicara Hamas Abu Obeida mengatakan: "Gaza akan menjadi kutukan sejarah bagi Israel."


Israel juga tengah mendapat serangan dari Hisbullah. Kelompok militan Hisbullah di Lebanon meluncurkan sekitar 25 hingga 30 roket ke Kiryat Shmona, sebuah kota di utara Israel, Kamis (2/11).


Radio militer Israel mengunggah beberapa foto yang menunjukkan sejumlah kendaraan di kota tersebut terbakar akibat serangan tersebut. Belum diketahui adanya korban.


Sebuah roket dilaporkan mengenai hunian di sana.


Beberapa ledakan juga terdengar di pangkalan Angkatan Laut Naqoura. Hisbullah mengakui telah meluncurkan drone berbekal bahan peledak dan menargetkan pusat komando Israel di arah timur.


Pertempuran di perbatasan Lebanon-Israel semakin memanas sejak pekan lalu, saat Pimpinan Hisbullah Hassan Nasrallah mengumumkan memulai perang mendukung Hamas.


Hingga kini korban agresi Israel ke Gaza telah mencapai lebih dari 9 ribu orang termasuk 3.648 anak-anak.


Selain jumlah korban dan pengungsian yang besar, persediaan dasar semakin menipis bagi 2,3 juta penduduk di Gaza karena pengepungan Israel.


Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut serangan Israel di kamp pengungsi Jalur Gaza, Palestina, layak dipertimbangkan sebagai kejahatan perang.


"Mengingat tingginya jumlah korban sipil dan skala kerusakan menyusul serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia, kami memiliki kekhawatiran serius bahwa ini adalah serangan tidak proporsional yang bisa menjadi kejahatan perang," tulis Kantor HAM PBB di X.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

  (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

     Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

  klik Link Ini ╰┈➤ (   Bolaskor24.com  ) 

      ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•

iklan