Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

KPK Geledah serta Sita Duit di Rumah Dinas Bupati Bondowoso Terpaut OTT Kajari

Call me Einstein
22 Nov 2023, 13:33 WIB Last Updated 2023-11-22T06:33:04Z

 Jakarta-Korantalk.info KPK melaksanakan penggeledahan terpaut permasalahan dugaan suap dengan terdakwa mantan Kepala Kejaksaan Negara( Kajari) Bondowoso, Puji Triasmoro. KPK menggeledah rumah dinas Bupati Bondowoso.



" Selasa( 21/ 11), regu penyidik KPK sudah berakhir melakukan lanjutan upaya paksa penggeledahan di daerah Kabupaten Bondowoso, Jatim," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu( 22/ 11/ 2023).


BACA JUGA : Korban Teriaki Mahasiswi Penipu Tiket Coldplay: Lho Masa Nangis!


" Sebagian posisi yang dituju di antara lain ialah Kantor Pemkab Bondowoso, rumah dinas bupati Bondowoso, serta rumah kediaman dari pihak terpaut yang lain," tambahnya.


Ali berkata hasil penggeledahan itu diamankan beberapa dokumen, semacam catatan aliran duit ke beberapa pihak, tercantum terdakwa. Tidak hanya itu, ditemui duit tunai yang jumlahnya masih hendak dikonfirmasi.


" Masih ditemui serta diamankan fakta berbentuk dokumen proyek pengadaan tercantum catatan terdapatnya aliran duit berbentuk fee ke bermacam pihak, tercantum buat para terdakwa serta duit tunai yang besaran jumlahnya masih hendak dikonfirmasi kepada para pihak," ucapnya.


Ali berkata penemuan tersebut hendak didalami lebih lanjut oleh KPK. Penemuan itu nantinya buat kelengkapan berkas penyidikan para terdakwa.


" Segala penemuan tersebut lekas disita serta dianalisis buat kelengkapan berkas penyidikan terdakwa," ucapnya.


Permasalahan Dugaan Suap Kejari Bondowoso


Kepala Kejaksaan Negara Bondowoso, Puji Triasmoro, serta Kepala Seksi Tindak Pidana Spesial Kejaksaan Negara Bondowoso, Alexander Kristian Diliyanto, terjaring pembedahan tangkap tangan( OTT) pada Rabu( 15/ 11). Keduanya diprediksi menerima uang ratusan juta rupiah dari pihak beperkara supaya permasalahannya disetop.


" Sudah terjalin penyerahan duit pada AKDS serta Pj beberapa total Rp 475 juta serta perihal ini ialah fakta permulaan dini buat lekas didalami dan dibesarkan," kata Deputi Penindakan serta Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, dalam konferensi pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis( 16/ 11).


Awal mulanya, Kejari Bondowoso menerima laporan warga terpaut dugaan korupsi proyek pengadaan kenaikan penciptaan serta nilai tambah hortikultura di Bondowoso, Jatim. Proyek itu dimenangkan pihak swasta bernama samaran YSS serta AIW. Kejaksaan Negara Bondowoso setelah itu melaksanakan penyelidikan terhadap permasalahan tersebut.


" Sepanjang proses penyelidikan berlangsung, YSS serta AIW melaksanakan pendekatan serta komunikasi intens dengan AKDS serta memohon supaya proses penyelidikannya bisa dihentikan," kata Rudi.


Setelah itu, Alexander Kristian Diliyanto Silaen memberi tahu ke Puji Triasmoro. Puji menjawab dan memerintahkan Alexander buat menolong pihak berperkara tersebut.


" Kala proses permintaan penjelasan buat kepentingan penyelidikan lagi berjalan, terjalin komitmen diiringi konvensi antara YSS serta AIW dengan AKDS selaku orang keyakinan PJ buat mempersiapkan beberapa duit selaku ciri jadi," kata Rudi.


BACA JUGA : Suporter Rusuh di Brasil vs Argentina, Messi Cs Tinggalkan Lapangan


Di momen seperti itu terjalin penyerahan duit Rp 475 juta. KPK menetapkan 4 terdakwa dalam permasalahan ini, ialah:


1. Puji Triasmoro Kepala Kejaksaan Negara Bondowoso

2. Alexander Kristian Diliyanto Silaen, Kepala Seksi Tipidsus Kejaksaan Negara Bondowoso

3. YSS( Yossy S Setiawan), swasta/ pengendali CV WG( Wijaya Gemilang)

4. AIW( Andhika Imm Wijaya), swasta/ pengendali CV WG. 


PLAYER4D SITUS SLOT GACOR SAAI INI [KEMUDAHAN MEMBER BARU] [ JACKPOT SLOT100% ].

iklan