Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Lapor Pak Bobby! Warga Medan Polonia Ngeluh Jalan Rusak 27 Tahun Dibiarkan

Sekilas Info
28 Nov 2023, 17:55 WIB Last Updated 2023-11-28T10:55:02Z


Medan - Warga yang bermukim di Jalan Langgar, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, Medan, mengeluh jalan rusak. Kondisi jalan rusak itu pun sudah terjadi sejak 1996 lalu atau 27 tahun lalu.
Warga berharap Wali Kota Medan Bobby Nasution dapat memperhatikan kondisi jalan mereka yang rusak parah. Pasalnya, keluhan warga ke kepala lingkungan (kepling) tak ada solusi.

Pantauan KORANTALK , Jum'at (27/10/2023), terlihat banyaknya lobang dan batu-batuan hasil timbunan beberapa tahun belakangan ini. Kerusakan Jalan Langgar ini sekitar kurang lebih 10 meter.

Akibat dari rusaknya jalan ini, banyak debu yang berterbangan yang dapat mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Bahkan, pernah terjadi kecelakaan di jalan tersebut.

PLAYER4D SITUS SLOT GACOR SAAI INI [KEMUDAHAN MEMBER BARU] [ JACKPOT SLOT100% ]

Warga Jalan Langgar, Ayu, mengeluh terhadap jalan rusak itu. Ia juga menjelaskan apa penyebab terjadinya kerusakan jalan itu "Ya, keluhannya kalau bisa tuh diaspal balik, diperbaiki. Karena kan dulu rusakannya gara-gara banyak mobil dump truk masuk angkut-angkut tanah, angkut pasir. Karena mobil

 dump truk itu masuk satu hari, kadang sampai sepuluh untuk pembangunan penimbunan tanah itu kan. Nggak ada yang bertanggungjawab. Cuman dari pihak kontraktornya itu nggak ada ganti rugi tanggung jawabnya sama jalannya ini," ujar Ayu saat diwawancarai detikSumut. KORANTALK 

Ayu menyampaikan, banyak warga Jalan Langgar yang keberatan dengan kerusakan jalan ini. Bahkan, akibat dari kerusakan jalan itu juga sering terjadinya kecelakaan.

"Ya, keberatan sih. Sampai itu jalannya bolong juga, nggak mau diganti rugi kan, sampai ada yang jatuh. Jadi keberatan ya gimana ya. Jadi kayak demo juga masyarakat sini itu bisa ganti jalannya bagus lagi," katanya.

PLAYER4D SITUS SLOT GACOR SAAI INI [KEMUDAHAN MEMBER BARU] [ JACKPOT SLOT100% ]

Terakhir Ayu juga menyampaikan warga sudah pernah melapor ke kepling untuk pertanggungjawaban. Namun, ganti rugi itu hanya sekedar penimbunan tidak adanya kembali diaspal KORANTALK 

"Sudah, sudah pernah lapor, dan juga kompak ini warga sini untuk kemana tuh, sama keplingnya juga untuk bisa ganti rugi sama pihak yang berwenang tentang penimbunan tanah itu lah. Jadi diganti rugi juga, tapi sekedar ya cuma ditimbun gitu aja nggak diaspal balik gitu lagi," ujarnya. KORANTALK 


iklan