Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Peluk Cium Rafael Alun ke Mario Dandy Dikala Reuni di Sidang

Call me Einstein
6 Nov 2023, 22:11 WIB Last Updated 2023-11-06T15:11:16Z

 Jakarta-Korantalk.info Terdakwa mantan Pejabat Ditjen Pajak Departemen Keuangan Rafael Alun Trisambodo memeluk serta mencium putranya, Mario Dandy Satriyo yang jadi saksi dalam sidangnya. Momen sentimentil ini terjalin menjelang persidangan.



Dikenal, Mario Dandy jadi salah satu saksi yang didatangkan jaksa. Tidak hanya Mario Dandy, regu jaksa KPK hendak memperkenalkan Angelina Embun Prasasya. Angelina ialah kakak Mario Dandy.


BACA JUGA : KEVIN DURANT MELEWATI REKOR CHARLES BARKLEY DI SUNS


Jaksa KPK pula memperkenalkan saksi bernama Ikhfa Fauziah. Saksi tersebut ialah accounting Dinding Kopi Equity. Rafael Alun Trisambodo didakwa menerima gratifikasi Rp 16, 6 miliyar. Jaksa berkata gratifikasi itu diterima Rafael Alun bersama istrinya, Ernie Meike Torondek, yang dikala ini berstatus saksi di KPK.


" Sudah melaksanakan ataupun ikut dan melaksanakan sebagian perbuatan yang terdapat hubungannya sedemikian rupa sehingga wajib ditatap selaku perbuatan bersinambung, menerima gratifikasi, ialah menerima duit sepenuhnya berjumlah Rp 16. 644. 806. 137( Rp 16, 6 miliyar)," ucap jaksa di Majelis hukum Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu( 30/ 8).


Rafael Alun ialah mantan Kepala Bagian Universal Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Selatan. Jaksa berkata Rafael Alun mendirikan industri di mana Ernie berprofesi komisaris sekalian pemegang sahamnya. Industri itu antara lain PT Artha Mega Ekadhana( PT ARME), PT Cubes Consulting, serta PT Bukit Hijau Asri.


Uang gratifikasi, kata jaksa, diterima Rafael Alun melalui PT ARME serta PT Cubes Consulting dan dari PT Sinar Kalbar serta PT Krisna Bali International Cargo.


Rafael Alun pula didakwa melaksanakan tindak pidana pencucian duit( TPPU) sampai Rp 100 miliyar. TPPU itu dipecah dalam 2 sesi.


Peluk Cium Rafael ke Mario


Pantauan detikcom, persidangan dicoba di ruang Hatta Ali, Tipikor, Jakarta Pusat, Senin( 6/ 11/ 2023). Mario Dandy nampak merambah ruang persidangan lebih dahulu.


Mario Dandy menggunakan pakaian batik serta rompi tahanan kejaksaan. Mario Dandy sendiri sudah didiagnosa bersalah dalam permasalahan penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Ia dihukum 12 tahun penjara.


Rafael Alun setelah itu merambah ruang persidangan. Rafael Alun nampak mendatangi Mario Dandy yang duduk di sofa wisatawan persidangan.


Rafael Alun nampak memeluk serta sebagian kali mencium pipi dan kening Mario Dandy. Ia pula nampak mengelus kepala Mario Dandy.


" Tidak harus khawatir," kata Rafael Alun dikala memeluk Mario Dandy.


Mario Menolak Sumpah


Dikala persidangan diawali, hakim mengatakan Mario Dandy hendak jadi saksi serta disumpah buat membagikan penjelasan. Mario Dandy menyebut dirinya keberatan buat membagikan penjelasan.


" Kerabat jadi saksi ya, ini jika saksi disumpah dahulu jadi saksi Mario Dandy," kata hakim.


" Izin, Yang Mulia, aku keberatan buat membagikan penjelasan pada hari ini," kata Mario Dandy.


Hakim lalu menanyakan kepada jaksa terpaut statment Mario Dandy. Jaksa berkata Mario Dandy hendak dimohon penjelasan tanpa disumpah.


" Sebagaimana saksi lebih dahulu, saksi atas nama Christofer Dhyaksadarma, anak tersangka. Ada pula nanti membagikan penjelasan kami mohon tidak disumpah sebab bagi kami penjelasan yang bersangkutan sangat berarti dalam sidang," kata jaksa.


Kuasa hukum Rafael Alun setelah itu menyerahkan keputusan kepada Mario Dandy. Kuasa hukum Rafael Alun memperhitungkan penjelasan Mario Dandy senantiasa dapat didengar walaupun tidak disumpah.


" Pada dasarnya kami menyerahkan pada saksi menimpa ini, tetapi jika menimpa sumpah, walaupun tidak disumpah dapat didengar keterangannya, namun diperdengarkan komentar saksi individu," kata kuasa hukum.


Hakim kembali mempertanyakan kesediaan Mario Dandy. Mario Dandy mengaku ia bersedia membagikan penjelasan, tetapi tidak disumpah.


BACA JUGA : Titik Terang Sidang MKMK, Bukti Cukup dan Dugaan Kebohongan Anwar Usman


" Jadi Kerabat diharapkan membagikan penjelasan tetapi tidak disumpah, jadi Kerabat tidak berat jika tidak disumpah itu ya apa terdapatnya. Kerabat bersedia membagikan penjelasan tetapi tidak disumpah?" kata hakim." Bersedia," jawab Mario.


" Sampaikan saja apa terdapatnya aja. Nanti kami yang memperhitungkan," ucap hakim.


Rafael Terima Kasih ke Jaksa


Sedangkan itu, Rafael mengucapkan terima kasih kepada jaksa sebab memperkenalkan Mario Dandy. Dia mengaku tidak berjumpa Mario sepanjang 8 bulan.


" Terima kasih, Yang Mulia. Aku cuma mau mengucapkan terima kasih kepada jaksa penuntut universal sebab sudah memperkenalkan anak aku. Aku betul- betul terima kasih," kata Rafael Alun.


Rafael Alun mengaku telah 8 bulan tidak berjumpa dengan Mario Dandy. Selaku data, Mario Dandy ditahan sehabis jadi terdakwa permasalahan penganiayaan Cristalino David Ozora semenjak Februari 2023. Saat ini, Mario Dandy sudah didiagnosa bersalah serta dihukum 12 tahun penjara.


Sedangkan Rafael Alun ditahan oleh KPK semenjak April 2023. Ia ditahan sehabis diumumkan selaku terdakwa permasalahan dugaan korupsi.


" Aku mau mengucapkan terima kasih kepada jaksa penuntut universal sebab aku telah 8 bulan lebih tidak memandang anak aku serta tidak memeluk," kata Rafael.


" Oh, baru ketemu nih hari ini?" tanya Hakim.


" Baru ketemu. Iya, Yang Mulia, jadi makasih, itu aja," kata Rafael Alun.


Dikala Mario meninggalkan ruang persidangan, awak media menanyakan perasaannya dapat kembali berjumpa Rafael Alun.

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°
                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

" Terima kasih, telah ketemu Bapak," kata Mario menanggapi persoalan media. 

iklan