Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Viral Pria Tewas Usai Selfie Bareng Walrus Raksasa

23 Des 2023, 21:23 WIB Last Updated 2023-12-23T14:23:06Z

korantalk - Bukan hal yang aneh bila seseorang coba mengambil foto bersama hewan, terutama jika mereka berkunjung ke kebun binatang. Namun aksi tersebut memiliki beragam risiko.

Masalah paling umum kamera atau ponsel dibawa kabur hewan yang diajak berfoto. Namun beberapa kasus sampai kehilangan nyawa.


Ini seperti dialami Jia Lijun yang tewas setelah selfie bareng walrus. Insiden ini terjadi pada 2016 namun kembali viral di media sosial.


Kala itu Lijun berkunjung di Kebun Binatang Margasatwa Yeshanko di provinsi Liaoning, China. Dia terlihat begitu antusias melihat mamalia laut seberat 1,5 ton itu,


Dia kemudian coba mengambil foto selfie bareng walrus yang telah tinggal di taman satwa liar tersebut selama lebih dari satu dekade itu. Lijun rupanya berhasil mengambil beberapa foto yang kemudian dibagikan di media sosialnya.


Namun kejadian berikutnya tak disangka. Warus tersebut kemudian menyerang Lijun dari belakang dan menyeretnya ke dalam air.


baca juga : Iklan Capres di Videotron Pospol Tanggung Jawab Advertising, Polisi Tegaskan Netral


Ironisnya, saat walrus raksasa itu menyeret Lijun ke dalam air, pengunjung yang melihat kejadian tersebut mengira bagian dari perilaku lucu sang hewan. Menyadari ada yang tidak beres, pelatih lama walrus pun melompat ke dalam air untuk menyelamatkan Lijun.


Pelatihnya, yang disebut sebagai Duan dalam laporan media China, telah merawat walrus tersebut selama lebih dari satu dekade sejak tiba di Taman Margasatwa Xixiakou saat masih bayi. Duan dianggap sebagai sahabat manusia terdekat walrus.


Tak heran ketika melihat sang pelatih, walrus itu makhluk itu berlari ke arahnya. Nahas, walrus itu memeluk keduanya erat-erat, menyeret mereka ke bawah air dan menenggelamkannya.


baca juga: Catat! Ini Aturan Truk Sumbu 3 Melintas Jalur Bogor saat Nataru


Lijun dan sang pelatih pun kehilangan nyawa. Setelah kejadian walrus tersebut diperkirakan tidak disuntik mati, namun keluarga Lijun diberi kompensasi sebesar 900.000 yuan (Rp 1m9 miliar), ungkap CNET melaporkan pada saat itu.


Insiden mengerikan ini kembali menarik perhatian media internasional karena kematian terkait selfie terus dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat tujuh tahun belakangan.


Menurut penelitian terbaru, kematian paling umum akibat selfie terjadi karena orang terjatuh dari tebing dan air terjun saat mengambil foto.


Para penonton yang mengambil selfie juga dilaporkan menyebabkan kematian hewan dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan September, orang-orang yang berfoto selfie dengan kuda poni di tempat wisata dilaporkan menyebabkan seekor kuda poni yang baru lahir terjatuh hingga mati dari tebing, demikian dikutip dari Petapixel.

Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                          (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan