Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dinsos Tangsel: Bansos Kedaluwarsa Bukan Makanan, Tak Ada Unsur Sengaja

10 Jan 2024, 21:32 WIB Last Updated 2024-01-10T14:32:14Z

korantalk - Dinas Sosial (Dinsos) Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan bantuan sosial (bansos) kedaluwarsa yang diberikan ke korban banjir tidak berisi makanan. Selain itu, Dinsos Tangsel menyatakan warga belum sempat menggunakan bansos kedaluwarsa tersebut.

"Dan itu kan bukan makanan ya, bukan makanan. Dan syukurnya alhamdulillah belum sempat digunakan oleh warga. Karena warga agak teliti, dilihat, jadi sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini ingin memberikan yang kedaluwarsa," ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Tangsel, Yasir Arafat, ketika dihubungi, Rabu (10/1/2024).


Yasir mengatakan bansos tersebut berisi barang-barang yang bisa kedaluwarsa ataupun tidak. Isi bansos tersebut berupa sampo, bedak, dan minyak telon. Selain itu, ada barang yang tak bisa kedaluwarsa, seperti sarung dan handuk.


"(Isi bansos) minyak telon, juga perlengkapan yang sifatnya nggak kedaluwarsa, seperti misalnya kain sarung, daster, terus handuk, itu kan tidak (kedaluwarsa) ya. Nah ini yang kedaluwarsa itu yang expired itu hanya yang semacam tadi," kata dia.


"Kemudian ada juga sampo, ada juga bedak, ada juga sabun, nah itu kemudian di antaranya itu ada yang kedaluwarsa," tambahnya.


Yasir menjelaskan insiden itu bisa terjadi karena pemberian bansos dilakukan terburu-buru. Dia menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam hal tersebut.


baca juga: Iran Bongkar Alasan Main 10 Orang Lawan Indonesia di Akhir Babak 1


"Karena buru-buru. Karena situasi itu, cuma saya rasa kita semua di aparat pemerintahan cuma 1, memberikan pelayanan terbaik, menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir, di saat tersebut, saat mereka ada bencana," katanya.


Viral di Media Sosial

Sebelumnya, viral di media sosial korban banjir di Tangsel diberi bansos kedaluwarsa. Dinsos Tangsel memberikan penjelasan.


Dalam unggahan viral yang dilihat, Rabu (10/1), disebutkan bansos itu berisikan barang bukan makanan. Bansos itu terdiri dari bedak, popok bayi, sampo, hingga minyak telon.


Dinsos Tangsel mengatakan saat itu dalam situasi darurat sehingga bantuan yang diberikan tidak dicek ulang.


"Kami mengakui bahwa pada malam hari itu karena situasinya memang membutuhkan reaksi yang sangat cepat, situasi darurat seperti itu, ya kita hanya bisa eksekusi saja dulu bawa ke lapangan apa yang bisa dibawa itu perintah pimpinan, ya kita laksanakan," kata Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Kota Tangsel, Yasir Arafat.


baca juga: Sopir Truk Sedang Tidur Sebelum Tewas Tertimpa Tiang Derek Roboh di Jakut


Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/1) malam. Dia mengatakan karena memerlukan tindakan cepat, bansos yang ada di dalam gudang langsung dikeluarkan untuk diberikan kepada korban banjir.


"Malam kejadian itu memang jam 09.00 WIB malam, kita itu sudah diperintahkan untuk siap-siap untuk membawa berbagai kebutuhan yang dirasa perlu untuk nanti masyarakat terdampak banjir," ungkapnya.


"Itu kan ada di gudang barang-barang itu ya, nah kita kemudian dengan langkah sigap memasukkan semua barang-barang itu, dan (tanpa) kesempatan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kualitas barang yang ada," tambahnya.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan