Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kabid SMP Medan Diperiksa Inspektorat Buntut Arahkan Dukungan ke Prabowo-Gibran

17 Jan 2024, 21:12 WIB Last Updated 2024-01-17T14:12:03Z

 korantalk - Video Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Andy Yudistira yang mengarahkan dukungan ke Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Pilpres 2024 viral di media sosial. Andy pun diperiksa Inspektorat Kota Medan terkait hal itu.

"Saya sudah sampaikan kemarin untuk dipanggil Inspektorat begitu ada video tersebut dan sudah dipanggil," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution di Medan, Rabu (17/1/2024).


Selain diperiksa Inspektorat, Andy juga diperiksa oleh Bawaslu Medan. Andy dikabarkan akan diperiksa siang ini.


"Hari ini juga sudah di Bawaslu," ucapnya.


Bobby mengaku jika ASN Pemkot Medan harus netral di Pemilu 2024. Dia mengaku ikut bertanggungjawab jika ada ASN yang tidak netral.


"Yang pasti untuk semua ASN saya sampaikan untuk ke paslon netral, selebihnya sudah saya sampaikan juga bagaimana ASN kita dalam Pilpres dan Pileg ini harus netral. Ini tanggungjawab kami, tanggungjawab saya sebagai Wali Kota Medan kepada seluruh ASN di Kota Medan," ujarnya.


Andy akan diberikan sanksi setelah hasil pemeriksaan Inspektorat keluar. Sebab, Bobby mengaku tidak mau mengambil tindakan sebelum adanya hasil pemeriksaan.


"Sanksi kalau dari internal nanti pasti hasil pemeriksaan Inspektorat, selama ini juga seluruh ASN, teman-teman juga bisa lihat seluruh ASN ada yang melanggar saya tidak mau mengambil tindakan yang kasarnya semena-mena, tapi hasil Inspektorat, kecuali memang korupsi dan terbukti itu bisa kita ambil tindakan langsung," tutupnya.


baca juga: 4 Pemain Incaran MU Era Ratcliffe, Salah Satunya Selevel Harry Kane


Sebelumnya diberitakan, sebuah video menampilkan Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudhistira mengarahkan dukungan ke capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka viral di media sosial. Bawaslu pun mengecek soal video viral tersebut.


Dalam video yang dilihat detikSumut, Selasa (16/1), terlihat Andy berbicara ke belasan orang yang isi pembicaraannya itu terkait politik kepentingan mereka bersama Ketua PGRI Kota Medan Sriyanta. Andy juga merupakan Sekretaris PGRI Kota Medan.


Dalam potongan video tersebut, Andy mengatakan jika pasangan capres-cawapres 02 merupakan orang yang ada di dalam kekuasaan. Mengingat Prabowo merupakan Menteri Pertahanan dan Gibran adalah anak Presiden Joko Widodo (Jokowi).


baca juga: Jusuf Kalla: Pemimpin Semacam Sopir Bis, Jika Suka Marah Dapat Tabrakan


"Tapi yang nomor 2 ada di dalam kekuasaan, apa itu kekuasaannya? Pak Prabowo itu menteri Pertahanan, Wakil Presiden Mas Gibran itu adalah anak dari Presiden yang sampai saat ini sampai bulan 10 nanti. Sama Pak Wali Kota, sampai bulan 10 nanti Pak Wali Kota masih Wali Kota," kata Andy di dalam video.


Andy membenarkan jika dia dan Sriyanta membawa PGRI ke ranah politik praktis demi menguntungkan kepentingan mereka. Menurutnya hal tersebut tidaklah dosa.


Ternyata yang ada di dalam video tersebut merupakan cabang PGRI Kota Medan. Dia meminta agar setiap cabang membawa 7 orang yang komitmen dan tegak lurus ke mereka. Hal itu diduga untuk memenangkan Prabowo-Gibran.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan