Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kapolsek Ciputat Timur Jelaskan Pemicu 4 Jukir Mabuk Aniaya Polisi

Call me Einstein
4 Jan 2024, 19:44 WIB Last Updated 2024-01-04T12:44:58Z

Jakarta-Korantalk.info Polisi menetapkan 4 juru parkir( jukir) bernama samaran Kapsul( 30), PK( 38), AG( 38), serta I( 38) jadi terdakwa pengeroyokan terhadap polisi bernama samaran MH di Jalur Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Arifin menarangkan, pengeroyokan itu terjalin akibat cekcok mulut.



Kemas berkata mulanya MH hendak melintas di depan suatu tempat makan serta kondisinya dalam kondisi macet. Ia mengatakan, para terdakwa, yang ialah juru parkir, pula terletak di posisi tersebut.


BACA JUGA : Dibutuhkan MU dan Kamerun, Onana Bakal Super Sibuk


" Kan di depan rumah makan bisa jadi macet, memanglah wilayah sana rawan macet, wilayah sana macet, ia( korban) ingin melalui, ia ingin melintas, korban. Itu kan di depan itu buat tukang parkir, bisa jadi cocok ngatur parkir gitu, ataupun apa, terdapat ketersinggungan cekcok mulut seperti biasa lah jika orang macet kan terdapat tersinggung lah, ataupun apa, kesimpulannya terjalin pengeroyokan terhadap korban," kata Kompol Kemas kepada wartawan, Kamis( 4/ 1/ 2024).


Kemas berkata keadaan macet serta dalam pengaruh alkohol membuat 4 jukir itu dalam kondisi emosi. Setelah itu, terjalin salah mengerti serta cekcok dengan korban yang melintas di zona tersebut.


" Ingin melalui kan bisa jadi macet, dapat dibayangin, misalnya ingin melalui tetapi kondisi crowded bisa jadi terdapat yang memohon didahuluin, terdapat yang memohon begini memohon begitu. Misal lagi membawa mobil ataupun membawa motor terus lagi kondisi macet crowded, nah pengen nyodok kah, pengen apa, pengen didahului ataupun apa, kan banyak kemungkinannya. Nah, notabenenya sang tukang parkir dalam kondisi habis minum," ucapnya.


Ia berkata para terdakwa langsung mengeroyok korban. Ia berkata korban tidak mengenakan seragam dinas melainkan pakaian sipil dikala peristiwa itu terjalin.


" Iya, dipukul oleh terdakwa beramai- ramai yang notabenenya tukang parkir wilayah situlah. Memanglah pada dikala pemukulan kan terdakwa diprediksi pula tidak mengenali jika itu anggota kan tidak berseragam," ucapnya.


Kemas berkata MH tidak ditelanjangi oleh para terdakwa. Ia berkata pakaian MH terlepas akibat tarikan dalam pengeroyokan.


" Tidak terdapat penelanjangan terhadap korban cuma bajunya terlepas, namanya orang digebukin ramai- ramai," ucapnya.


Lebih lanjut, Kemas berkata MH hadapi beberapa cedera. Ia mengatakan MH hadapi cedera lebam sampai memar di bagian dasar mata, lengan, sampai dada.


BACA JUGA :Judi Togel di Tuban Sasar Kalangan Pelajar, Polisi Ringkus 2 Orang Pengepul Nomor


" Memar- memar, lebam di dasar mata, di dekat mulut, di bahu sebagian, di lengan, di dada terdapat, kami telah jalani visum pula," ucapnya. 

iklan