Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sopir Truk Sedang Tidur Sebelum Tewas Tertimpa Tiang Derek Roboh di Jakut

Sekilas Info
10 Jan 2024, 18:02 WIB Last Updated 2024-01-10T11:02:52Z



KORANTALK   Jakarta - Seorang sopir truk derek berinisial S tewas tertimpa tiang derek (crane) yang roboh. Polisi menyelidiki kasus tersebut.
"Adapun korbannya berinisial S (22), warga Kabupaten Serang, Banten, beralamat di Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, meninggal dunia usai kejadian pada pagi tadi," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ferikson Tampubolon, dilansir Antara, Rabu (10/1/2024). KORANTALK  

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (9/1) pagi di pintu masuk Terminal Non-Peti Kemas Jalan Nusantara II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Saat kejadian, korban hanya bersama satu orang kernet.

Awalnya, korban menepikan truk di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk beristirahat sembari menunggu giliran sekitar pukul 05.15 WIB. KORANTALK  

Namun, KORANTALK   tiang derek roboh menimpa ruang kemudi truk tersebut. Dalam kejadian itu, kernet berhasil menyelamatkan diri, sementara sopir terjepit di bagian depan truk.


Saat itu, S yang tertimpa tiang derek sedang tertidur di ruang kemudi. Diduga korban tidur karena korban kelelahan setelah mengemudikan truk.

"Informasi sementara yang kami terima, crane yang berada di sekitar tempat tersebut sedang dalam perbaikan, tiba-tiba terjatuh menimpa truk tersebut," kata Ferikson. KORANTALK  

Polisi memeriksa lima orang saksi terkait insiden tersebut. Para saksi itu antaranya pengelola tempat, petugas lapangan, kernet dari pengemudi truk yang tewas, serta sekuriti yang berada di tempat.

KORANTALK   Para saksi tersebut hanya dimintai keterangan terkait insiden kecelakaan kerja itu. Polisi juga akan meminta keterangan dari ahli guna memastikan 'ada atau tidaknya' kelalaian dalam peristiwa kecelakaan kerja itu.

Jasad korban juga diautopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat (Jakpus) untuk dipastikan penyebab kematiannya. KORANTALK  

"Kalau 'diamankan' sih tidak, kami hanya mengambil keterangan sebagai saksi saja. Namun untuk kelanjutannya, masih dalam penyelidikan," kata Ferikson. KORANTALK  


iklan