Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bareskrim Polri Serahkan 4 Tersangka dan Barang Bukti Judi Online ke Kejari Batam

Sekilas Info
23 Feb 2024, 10:37 WIB Last Updated 2024-02-23T03:37:16Z
 


KORANTALK  Batam, Beritasatu.com – Bareskrim Polri melalui Satuan Tugas Anti-Mafia Bola (Satgas AMB) menyerahkan empat orang tersangka dan barang bukti kasus judi online ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kamis (22/2/2024). KORANTALK  

Tersangka kasus perjudian online yang ditangkap oleh Mabes Polri, beberapa waktu lalu, akan diproses di Kejaksaan Negeri Batam hingga ke persidangan.  KORANTALK 

Kajari Batam I Ketut Kasna Dedi, menyampaikan Kejari Batam telah menerima pelimpahan barang bukti dan empat orang tersangka kasus situs judi online yang ditangani oleh penyidik Bareskrim Polri. 

"Kita menerima pelimpahan langsung dari penyidik Bareskrim Polri terkait perkara judi bola dengan mengamankan empat orang tersangka," kata Kasna. KORANTALK 

Kasubnit 3 Subdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri AKP Bambang Meiriawan menjelaskan, Satgas Anti-Mafia Bola Polri melakukan serah terima (tahap 2) tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Batam.  KORANTALK 

"Dalam konteks perkara ini, terdapat empat orang tersangka yang telah ditangkap dan ditahan beserta dengan barang bukti," kata Bambang.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu, 110 buku tabungan dari berbagai bank, 2 unit kendaraan roda empat, 1 unit apartemen, serta uang tunai sejumlah kurang lebih Rp 5 miliar. 

Selain itu, Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang melakukan praktik judi online di wilayah hukum Indonesia.  KORANTALK 

Untuk server judi online ini tidak berada di Indonesia, tetapi berada di negara Kamboja dan Filipina. Namun, untuk praktik perjudian ini dilakukan di wilayah hukum Indonesia, dengan menggunakan rekening deposit dan withdraw di Indonesia, menunjukkan orientasi pasar khusus di Indonesia," ungkapnya.KORANTALK 


iklan