Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Hasil Visum Korban Pembunuhan Argiyan: Terdapat Kekerasan di Bibir serta Leher

Call me Einstein
8 Feb 2024, 19:41 WIB Last Updated 2024-02-08T12:41:10Z

 Depok-Korantalk.info Polisi menguak hasil visum mahasiswi KRA( 20), korban pembunuhan terdakwa Argiyan Arbirama( 20). Polisi menguak terdapat kekerasan pada bagian bibir serta leher korban.



" Kalau korban diprediksi wafat dunia sebab terdapatnya kekerasan pada bibir serta leher yang menyebabkan terdapatnya penyumbat jalur nafas, ini pembaharuan tentang permasalahan penyidikan pembunuhan sebagian waktu kemudian di Depok," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Manhenu, Kamis( 8/ 2/ 2024).


BACA JUGA : TIMBERWOLVES & THUNDER TERPLESET, LA CLIPPERS AMBIL ALIH WILAYAH BARAT


Polisi dikala ini masih melaksanakan pemberkasan terhadap terdakwa Argiyan Arbirama.


" Masih pemberkasan," imbuh rovan.


Lebih dahulu, polisi sudah melaksanakan rekonstruksi terpaut pembunuhan mahasiswi KRA, yang pula pacar Argiyan.


Dari rekonstruksi terungkap beberapa kenyataan. Salah satunya, Argiyan meninggalkan korban di dalam rumah kontrakan di Sukmajaya, Depok, dralam keadaan merintih serta terikat.


Dalam rekonstruksi tersebut terungkap, Argiyan memperkosa korban. Sebab melawan, korban setelah itu dicekik sampai lemas.


Sehabis melampiaskan nafsu bejatnya, Argiyan setelah itu memakaikan korban baju. Argiyan setelah itu mengikat korban yang dikala itu dalam keadaan telah lemas.


" Sehabis pelakon gunakan pakaian, pelakon langsung mengikat kaki korban dengan sarung serta tangan korban diikat sarung bantal," ucap penyidik membacakan adegan rekonstruksi.


Sehabis itu, Argiyan menutupi korban dengan selimut bercorak abu- abu dari kaki hingga kepala korban.

" Dikala itu korban masih berteriak- teriak lirih," imbuhnya.


Apalagi kala Argiyan mengunci pintu kontrakan dari luar, ia masih mendengar suara korban.


" Sehabis keluar, pelakon mengunci pintu kontrakan kembali serta pelakon mendengar suara korban masih berteriak," tuturnya. 

iklan