Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kejagung Tetapkan Terdakwa Ke- 13 Permasalahan Korupsi Komoditas Timah

Call me Einstein
21 Feb 2024, 21:19 WIB Last Updated 2024-02-21T14:19:11Z

 Jakarta-Korantalk.info Kejaksaan Agung( Kejagung) menetapkan 2 orang selaku terdakwa baru permasalahan dugaan korupsi tata niaga komoditas timah daerah Izin Usaha Pertambangan( IUP) PT Timah Tbk tahun 2015- 2022. Kedua terdakwa baru tersebut langsung ditahan.



" Kalau bersumber pada hasil pengecekan kedua orang saksi ini, berhubungan dengan penjelasan saksi yang lain serta perlengkapan fakta yang lain, hingga Regu penyidik berkesimpulan keduanya sudah penuhi perlengkapan fakta yang lumayan serta berikutnya ditingkatkan statusnya selaku terdakwa," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Spesial( Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung, Kuntadi, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu( 21/ 2/ 2024).


BACA JUGA : Kronologi Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Laki- laki Kemudian Diancam Dibunuh


Kedua terdakwa baru tersebut merupakan SP sebagai Direktur Utama PT RBT serta RA sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT RBT. Dengan demikian, dikala ini total jumlah terdakwa jadi 13 orang, tercantum 1 terdakwa permasalahan perintangan penyidikan.


Sehabis diresmikan selaku terdakwa, kedua terdakwa langsung ditahan penyidik. Kuntadi berkata kedua terdakwa ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung sepanjang sepanjang 20 hari ke depan dihitung semenjak hari ini.


Kedudukan Tersangka


Awal mulanya pada tahun 2018 diprediksi SP serta RA selaku direksi PT RBT sudah menginisiasi pertemuan dengan PT Timah yang diwakili MRPT alias RZ sebagai Dirut PT Timah serta EE sebagai Direktur Keuangan PT Timah( keduanya sudah berstatus terdakwa). Pertemuan tersebut buat mengakomodir ataupun menampung timah hasil penambangan liar di daerah IUP PT Timah.


Usai pertemuan tersebut dibangun perjanjian kerjasama antara PT Timah dengan PT RBT yang seolah- olah ada aktivitas sewa menyewa perlengkapan processing peleburan timah dengan dalih buat penuhi kebutuhan PT Timah.


" Selaku tindak lanjut dari pertemuan tersebut, hingga berikutnya terbuat perjanjian kerjasama antara PT Timah dengan PT RBT yang seolah- olah terdapat aktivitas sewa menyewa perlengkapan processing peleburan timah," kata Kuntadi.


Berikutnya buat memasok kebutuhan biji timah, SP serta Sdr. RA bersama- sama dengan MRPT serta EE menunjuk 7 industri boneka buat melakukan aktivitas tersebut.


" Buat memasok kebutuhan biji timah, berikutnya ditunjuk serta dibangun 7 industri boneka, ialah CV BJA, CV RTP, CV BLA, CV BSP, CV SJP, CV BPR, serta CV SMS. Di mana buat mengelabui kegiatannya, terbuat seolah- olah terdapat pesan perintah kerja( SPK) aktivitas pemborongan pengangkutan sisa hasil pengolahan( SHP) mineral timah," ucapnya.


Sedangkan itu kedua terdakwa disangkakan melanggar Pasal 2 ayat( 1) serta Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang- Undang RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana diganti serta ditambah dengan Undang- Undang No 20 Tahun 2001 jo. Undang- Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pergantian atas Undang- Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat( 1) ke- 1 KUHP.


BACA JUGA : MARQUEZ AKAN FRUSTASI JIKA MENARGETKAN KEMENANGAN DENGAN DUCATI


Dengan begitu, total terdapat 13 terdakwa dalam permasalahan ini. Berikut rinciannya:


1. SG alias AW sebagai Pengusaha Tambang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

2. MBG sebagai Pengusaha Tambang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

3. HT alias ASN sebagai Direktur Utama CV VIP( industri kepunyaan Terdakwa TN alias AN)

4. MRPT alias RZ sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk tahun 2016- 2021.

5. EE alias EML sebagai Direktur Keuangan PT Timah Tbk tahun 2017- 2018.

6. BY sebagai Mantan Komisaris CV VIP

7. RI sebagai Direktur Utama PT SBS

8. TN sebagai beneficial ownership CV VIP serta PT MCN

9. AA sebagai Manajer Operasional tambang CV VIP

10. TT, Terdakwa permasalahan perintangan penyidikan perkara

11. RL, General Manager PT TIN

12. SP sebagai Direktur Utama PT RBT

13. RA sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT RBT


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

iklan